Dari 200 Juta, PAD Parkir Denpasar Tembus 4M Dalam 2 Tahun Terakhir

Pendapatan Daerah Kota Denpasar dari pajak parkir dalam dua tahun terakhir meningkat pesat.

Dari 200 Juta, PAD Parkir Denpasar Tembus 4M Dalam 2 Tahun Terakhir
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
(ilustrasi) Alat e-parkir di Pasar Kumbasari, Denpasar. 

Selisih cukup besar dari perolehan PAD antara sebelum dan sesudah adanya Perda itu artinya ada kepentingan tertentu dari perseorangan maupun kelompok.

Kendati sudah baik, dirinya masih menjumpai adanya oknum-oknum yang masih curang mulai dari pemarkir liar hingga kasus karcis parkir tanpa perporasi (lubang pada karcis sebagai tanda parkir resmi).

Bendesa Adat Besakih Apresiasi Program Penataan Pura Besakih, Pro dan Kontra Dinilai Wajar

Nasib Anak Agung Wartayasa Diujung Tanduk, Kasus Intim Libatkan Guru dan Siswi SMK Terungkap

''Sekarang masih banyak beberapa tempat parkir yang seharusnya lahannya di tepi jalan tapi dikenai parkir pelataran. Juga ada loh kasus-kasus (karcis) parkir yang belum diperporasi,'' ungkapnya.

Sebab itu, ia mengimbau komitmen pemerintah dan dukungan dari aparat penegak hukum dalam menegakkan Perda ini, menjaga agar tidak ada lagi tindakan premanisme baik dilakukan secara perseorangan maupun kelompok.

''PR nya tinggal pada perbaikan sistem lebih optimal lagi, profesionalisme petugas parkir, karcis parkir dan tentunya pengawasan lebih optimal,'' imbaunya.

''Jangan sampai masyarakat bayar parkir tapi uangnya masuk ke kantong perseorangan atau kelompok,'' tambahnya.

Melihat hal ini, ia yakin bahwa Pemkot Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah harus mulai berani memasang target lebih pada tahun 2019.

Oknum Guru Honorer di Buleleng Dibui Seusai Ajak Siswi SMK Threesome Bersama Selingkuhannya

Bahkan, kata dia, ke depan pada tanun 2019 ini telah disepakati target pendapatan dari parkir pelataran bisa tembus hingga Rp 7,5 miliar masuk ke kas denpasar.

''Kalau dari perda sampai Rp 7,5 miliar. Ya kalau dihitung berapa pendapatan parkir dari Denpasar? Berarti pungutan parkir di Kota Denpasar sekitar Rp 37,5 miliar,'' ujarnya lagi. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved