Sudah Ada Pergub Tentang Sampah Plastik, Kantin di Pemprov Bali Malah Masih Ada yang Pakai Kresek

salah-satu kantin di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali malah di sana masih menyediakan kresek bagi pembeli minuman yang mau dibungkus.

Sudah Ada Pergub Tentang Sampah Plastik, Kantin di Pemprov Bali Malah Masih Ada yang Pakai Kresek
Tribun Bali/Dwi S
Gubernur Bali keluarkan peraturan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - WALI KOTA Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan sampah plastik di Kota Denpasar.

Kemudian Gubernur Bali I Wayan Koster tak mau kalah, dan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Jika Denpasar cuma membatasi penggunaan kresek, Pergub justru mengatur lebih jauh lagi.

Selain pelarangan tas kresek, juga pelarangan penggunaan styrofoam, dan sedotan plastik.

Namun ada yang lucu.

Justru saat Tribun Bali berkunjung ke salah-satu kantin di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Jumat (16/11/2019), malah di sana masih menyediakan kresek bagi pembeli minuman yang mau dibungkus.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali, I Made Teja saat dikonfirmasi soal ini membenarkan hal tersebut.

Ia mengaku sudah sering menegur kantin di Pemprov Bali untuk tidak menggunakan tas kresek.

99 Persen Toko Modern Sudah Tanpa Kresek, Penerapan Masih Terkendala di Pasar Tradisional

Teja mengaku akan mengingatkan lagi kantin tersebut agar tidak lagi menggunakan tas kresek.

“Padahal sudah sering saya ingatkan. Segera akan saya ingatkan lagi,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved