Belum Siap Menjadi Lelaki, Putri Natasiya Batal Jadi Ahmad, Hakim Langsung Tutup Persidangan

Putri Natasiya (19) batal mengganti kelamin dan mengubah identitasnya menjadi laki-laki lewat operasi ganti kelamin

Belum Siap Menjadi Lelaki, Putri Natasiya Batal Jadi Ahmad, Hakim Langsung Tutup Persidangan
Suara.com
Kuasa hukum Putri Natasiya, Irwan Santoso SH menunjukkan surat kuasa permintaan kliennya untuk pembatalan penetapan perubahan status kelamin.

Pasien harus menjalani terapi hormon dahulu sebelum menjalani operasi.

Karenanya, dampak yang dialami pasien tidak hanya terbatas pada komplikasi setelah prosedur ini dijalankan.

Peninjauan dilakukan lebih dari 100 penelitian medis internasional dari operasi ganti kelamin oleh fasilitas intelijen penelitian Agressive Research Intelligence Facility (ARIF) University of Birmingham.

Hasilnya operasi tidak menemukan bukti ilmiah yang kuat bahwa operasi ganti kelamin secara klinis efektif terhadap kelangsungan hidup pasiennya.

Beberapa orang menyesali perubahan organ intimnya, percaya bahwa perawatan medis yang mereka terima gagal untuk kehidupan baru yang mereka pilih.

Dikutip dari WebMD, Hallo Sehat dan dari dokterspkk.com, berikut beberapa dampak dari operasi ganti kelamin;

1. Infeksi dan perdarahan pasca operasi

Saat operasi, dokter akan membuat banyak sayatan pada penis atau vagina. Proses tersebut berisiko melukai pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan dalam jumlah banyak.

Luka operasi juga rentan terinfeksi oleh bakteri, terutama dari jenis staph.

Pada kasus yang parah, infeksi dapat menyebar ke aliran darah dan menyebabkan sepsis. Sepsis yang tidak ditangani dengan tepat berisiko mengakibatkan kegagalan organ.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved