Indra Minta Uangnya Rp 200 Juta Kembali, Oknum Kabid di Buleleng Dilaporkan Kasus Penipuan CPNS
Indra sempat gagal saat melamar CPNS pada 2014 lalu, PYS kemudian menawarkan diri kepada Renasih untuk membantu Indra agar bisa lolos CPNS
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Ia pun mengaku sudah berulang kali meminta kepada PYS agar uang milik sang ibu segera dikembalikan.
Namun tidak ada itikad baik dari PYS untuk mengembalikan uang tersebut.
Indra melaporkan dugaan penipuan ini ke Mapolres Buleleng Jumat kemarin.
"Setiap saya tanya soal SK itu, jawabannya selalu tunggu akan dicek dulu ke pusat. Akhirnya kasus ini baru saya laporkan karena dia tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang milik ibu saya," jelasnya. (*)
• Realisasi Penerimaan Pajak Rp 9,5 Triliun, DJP Bali Raih Posisi Keempat Nasional Pencapaian Target
• 91 Pengurus Golkar Bangli Mundur, Tuding Plt Ketua Golkar Bangli Tak Kredibel
• Mungkinkah Gelar Liga Champions Alasan Cristiano Ronaldo Hengkang dari Juventus?
Beranikan Diri Ungkap Kasus
Merasa trauma dengan kasus penipuan ini, pelapor pun kini memutuskan untuk menjadi seorang wirausaha.
Ia mengaku awalnya takut juga untuuk melapor.
Namun karena mendapat banyak dukungan, ia pun memberanikan diri.
"Awalnya saya juga takut melaporkan kasus ini. Takut kena kasus penyuapan juga. Tapi setelah dapat dukungan dari berbagai pihak, akhirnya saya memberanikan diri untuk melapor," jelas Indra.
Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya membenarkan terkait adanya laporan dugaan tindakan penipuan tersebut.
Sebab kasus ini baru dilaporkan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu dengan tahapan mengumpulkan bahan keterangan dari saksi-saksi yang lain.
"Masih dipelajari apakah kasus ini ada unsur pidananya atau tidak. Nanti hasilnya akan segera kami sampaikan," kata dia. (*)