Serikat Pekerja Jembrana Akan Ikut Sosialisasi Kenaikan UMK

sosialisasi nantinya, tidak hanya pengusaha tapi juga wakil pekerja dan serikat pekerja diikutsertakan

Serikat Pekerja Jembrana Akan Ikut Sosialisasi Kenaikan UMK
Tribun Bali
Ilustrasi UMK - Serikat Pekerja Jembrana Akan Ikut Sosialisasi Kenaikan UMK 

Serikat Pekerja Jembrana Akan Ikut Sosialisasi Kenaikan UMK

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Gubernur Bali I Wayan Koster telah memutuskan upah minimum Kabupaten Jembrana sebesar Rp 2.557.102.

Atas hal ini, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jembrana, meminta untuk ikut dalam sosialisasi.

Sebab, dalam sosialisasi itu nanti, sekaligus pengawasan terhadap perusahaan atau pengusaha di Jembrana.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jembrana, Sukirman mengatakan, untuk UMK tahun 2020, setelah keputusan Gubernur itu, tahapannya akan disosialisasikan ke stakeholder.

Domainnya ada di Dinas Tenaga Kerja Pemkab Jembrana.

Hanya saja, dalam sosialisasi nantinya, tidak hanya pengusaha tapi juga wakil pekerja dan serikat pekerja diikutsertakan.

"Dalam konteks penerapan itu ada pengawasan. Pengawasan ada di Dinas Tenaga Kerja provinsi, dan di Jembrana sudah ada penyidiknya. Kami akan melakukan monitoring. Selama ini oleh tripartit akan membicarakan itu (pengawasan)," ucapnya, Jumat (22/11/2019).

Keluarga Cukup Serahkan Akta Kematian, Disdukcapil Anggarkan Setengah Miliar untuk Santunan

Suguhan Tari Kecak Batu Bolong Ditemani Sunset di Pantai Yeh Gangga

Sukirman berharap SK Gubernur Bali itu bukan hanya kertas, tapi dilaksanakan oleh perusahaan.

Sesuai UU 81 memberikan upah yang layak mengacu pada PP 78 pasal 41 tentang upah minimum sesuai inflasi dan pendapatan domestik ialah 8,51 persen.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved