Tunggakan Pajak Kendaraan Menurun, Samsat Karangasem Terus Dorong Masyarakat Taat Pajak

Nominal tunggakan pajak kendaran roda dua dan empat sekitar Rp 2.795.177.154, yang berarti lebih rendah dibanding tahun sebelumnya

Tunggakan Pajak Kendaraan Menurun, Samsat Karangasem Terus Dorong Masyarakat Taat Pajak
Tribun Bali/Istimewa
Ilustrasi pajak - Tunggakan Pajak Kendaraan Menurun, Samsat Karangasem Terus Dorong Masyarakat Taat Pajak 

Tunggakan Pajak Kendaraan Menurun, Samsat Karangasem Terus Dorong Masyarakat Taat Pajak

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Tunggakan pajak kendaraan di Karangasem sampai November 2019 mncapai 19.409 unit.

Tunggakan ini meliputi kendaraan roda dua dan empat, dan masa tunggakan 1 hingga 3 tahun lebih.

Nominal tunggakan tergantung jenis kendaran serta lamanya masa penunggakan.

Kepala UPT Samsat Karangasem, I Gusti Nyoman Adi Wijaya menjelaskan, nominal tunggakan pajak kendaran roda dua dan empat sekitar Rp 2.795.177.154.

Tunggakan menurun dibanding tahun sebelumnya.

Mengingat banyak masyarakat yang bayar pajak saat ada penghapusan sanksi.

"Total jumlah potensi kendaran yang aktif tunggakan capai 29.461, nominalnya sekitar Rp 9.461.009.154. Petugas terus berusaha menagih tunggakan, dan sampai sekarang baru 10.054 yang bayar tunggakan pajak kendaraan," jelas Nyoman Adi, Jumat (22/11/2019).

Serikat Pekerja Jembrana Akan Ikut Sosialisasi Kenaikan UMK

Keluarga Cukup Serahkan Akta Kematian, Disdukcapil Anggarkan Setengah Miliar untuk Santunan

Banyaknya tunggakan pajak kendaran dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat untuk bayar pajak, sementara beberapa lainnya karena faktor ekonomi.

Untuk diketahui, tunggakan pajak paling tinggi yakni Kecamatan Karangasem, Kecamatan Abang, Kubu, Manggis, Selat dan Kecamatan Bebandem.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved