Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pendaftaran CPNS di Bali

BREAKING NEWS! Jadwal Pendaftaran CPNS di Bali Diperpanjang Hingga Selasa, Begini Sebabnya

Jadwal Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperpanjang hingga Selasa (26/11) pukul 23.55 Wita.

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Rizal Fanany
Dok. Tribun Bali - Sejumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Kabupaten Badung mengantri sebelum mengikuti tes Seleksi Kopentisi Dasar (SKD) dengan menggunakan sistem Comuter Assisted Tes (CAT) di Gedung Makodam IX/Udayana, Jalan Raya Udayana, Denpasar, Senin (5/11/2018). 

Belum Diminati

Selain mengumumkan batas penutupan pendaftaran, BKN juga mencatat ada sepuluh formasi yang belum diminati pendaftar CPNS 2019.

Data itu merupakan catatan BKN hingga Minggu (24/11) sore yang diunggah ke akun Facebook dan Twitter resmi mereka.

Formasi yang belum diminati itu di antaranya adalah Pengelola Kelistrikan Perkeretaapian di Kementerian Perhubungan, Masinis III Kapal Kelas I, Pengelola Pemeliharaan Laboratorium, Pengelola Grafik Perjalanan Kereta Api, Penelaah Manajemen Lantas, serta Pemeriksa Persyaratan Teknis Dan Laik Jalan Perkeretaapian yang belum dilamar satu orang pun dalam Seleksi CPNS tahun 2019.

Selain itu, ada tiga formasi lainnya berupa asisten ahli yang belum memiliki pelamar sama sekali.

Formasi itu adalah dosen arkeologi, dosen aplikasi komputer perbankan, dan dosen arudl wal qawafi.

Namun tidak tercantum untuk kementerian atau lembaga mana posisi asisten ahli tersebut.

Tak hanya di tingkat pusat, di tingkat daerah beberapa formasi CPNS juga sepi peminat.

Di Kalimantan Timur misalnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Timur, Ardiningsih menyebut ada beberapa formasi CPNS khusus penyandang disabilitas yang belum ada pelamar.

”Hingga sore ini dari sembilan formasi yang disediakan belum ada satu pun pelamar yang masuk. Makanya saya berharap bantuan media menginformasikannya secara luas,” kata Ardiningsih di Samarinda, Sabtu (23/11) sore.

Dia berharap kuota khusus penyandang disabilitas tersebut bisa terisi pada seleksi CPNS Kaltim 2019.

Sebab, lanjut dia, pada seleksi CPNS Kaltim 2018 lalu, kuota khusus penyandang disabilitas sebanyak enam orang dan kuota khusus cumlaude sebanyak sembilan orang, tidak terisi.

Padahal menurutnya, dengan menyediakan kuota khusus penyandang disabilitas merupakan amanah sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

”Kuotanya diharuskan sebesar dua persen dari total formasi yang ada. Tapi tahun ini kita balik. Jumlahnya kita tambah jadi tiga persen,” katanya.

Di sisi lain, BKN mencatat sepuluh formasi dengan pelamar terbanyak, yaitu penjaga tahanan untuk pria sebanyak 216.848 pelamar, ahli pertama - guru kelas 182.111 orang, pelaksana/terampil - bidan 140.076 orang, dan pelaksana/terampil-perawat 111.305 orang.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved