Deretan Mitos yang Salah Tentang Petir
Banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar kilat atau petir, ternyata mitos tersebut tidak sepenuhnya benar.
TRIBUN-BALI.COM - Banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar kilat atau petir, ternyata mitos tersebut tidak sepenuhnya benar.
Petir adalah fenomena alam yang biasa terjadi saat hujan turun.
Munculnya petir biasanya diawali dengan kilatan lalu suara gemuruh yang menggelegar.
Petir terjadi akibat penumpukan energi positif dan negatif yang dibuang.
Bahayanya, petir membawa aliran listrik yang besar dan bisa menyambar benda apa saja termasuk manusia.
Banyak orang yang takut dengan munculnya petir karena suaranya yang sangat besar dan menggelegar.
Inilah mitos tentang petir yang dipercaya oleh banyak orang dan kebenarannya.
1. Memakai baju merah
Mitos jangan memakai baju merah jika tidak ingin tersambar petir
Mitos ini banyak beredar di masyarakat, jika orang memakai baju merah makan akan lebih mudah untuk tersambar petir.
Padahal faktanya, warna baju sama sekali tidak ada hubungannya dengan sambaran petir, karena baju bersifat isolator yang tidak bisa menghantarkan listrik.
• Sederet Fakta Unik tentang Vatikan, Negara yang 95 Persen Penduduknya Adalah Laki-Laki
• Pergantian Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono Pindah ke BIN Bali
• Satu Dewan Badung Tak Hadir Saat BNNK Badung Lakukan Tes Urine
2. Hanya terjadi saat hujan
Mitos petir terjadi hanya saat hujan saja dipercayai oleh banyak orang, karena orang-orang sering melihat petir karena saat hujan saja.
Padahal faktanya, petir memang banyak terjadi saat hujan turun, tetapi tidak selalu karena petir bisa saja terjadi saat langit cerah sekalipun.
3. Tidak menyambar dalam rumah
Saat hujan lebat yang disertai petir, kita percaya bahwa berteduh di dalam rumah adalah tempat paling aman dari hujan dan petir.
Petir memang tidak akan menyambar benda dalam rumah yang tidak bisa menghantarkan listrik.
Tetapi petir akan menyambar benda-benda elektronik seperti televisi, komputer dan lain lain jika masih tersambung dengan aliran listrik.
Sambaran petir itu akan menyebabkan benda elektronik menjadi rusak.
Petir akan menyambar tempat yang tinggi
Banyak orang percaya jika petir akan menyambar tempat yang berada di ketinggian karena jarak dari petir dan tempat yang tinggi sangat dekat.
Faktanya, petir memang bisa menyambar tempat yang tinggi tetapi tidak selalu.
Petir juga bisa menyambar tempat yang rendah seperti pohon dan tanah.
• Teco Harap Spaso Kembali ke Lapangan, Semua Pelatih dan Pemain Beri Support
• Eks Ketua Kadin Bali Dihukum Lebih Berat Setelah Banding, Pengacara Singgung Anak Mantan Gubernur
• Eks Ketua KPPU Terima Uang Lewat I Kadek Kertha Laksana
4. Berteduh di bawah pohon saat hujan
Banyak yang mencari tempat berteduh saat hujan tiba, dan banyak yang memilih bawah pohon untuk berteduh.
Tetapi berteduh di bawah pohon bisa terkena sambaran petir, penelitian menyatakan penyebab manusia tersambar petir paling banyak adalah karena berteduh di bawah pohon.
Cara Menghindari Petir
Jangan panik! lakukan 7 langkah berikut untuk hindari petir ketika hujan lebat disertai petir.
Di dalam cuaca ekstrem hujan lebat biasanya disertai dengan petir yang menggelegar.
Jika terjadi petir ketika hujan sedang lebat di luar, jangan panik dan tetap tenang.
Mengingat sifat petir yang tidak bisa diprediksi kapan akan menyambar, diharapkan harus tetap waspada jika sedang berada di luar ruangan.
Ketika sedang berada di luar rumah saat hujan lebat disertai pertir harus lakukan langkah-langkah berikut ini.
Seperti dirangkum dari berbagai sumber pada Jumat (22/3/2019) berikut adalah tips menghindari petir.
1. Segeralah masuk ke dalam ruangan atau mobil jika kalian sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur.
2. Jika kalian berada di kolam renang, segeralah naik dan menjauh, karena petir dapat menghantarkan energi ke air.
• Teten Sebut Bali Bisa Jadi Showroom Produk UMKM
• PDAM Denpasar Mati Lagi, Suwanto: Sering Sekali Seperti Ini, Kecrat-Kecrit
3. Jangan berlindung di bawah pohon, karena pohon yang tersambar petir energinya dapat melompat ke tubuh.
4. Jauhi tiang listrik, menara, atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir.
5. Jangan berada di sawah, lapangan, atau taman, karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
6. Jika kalian sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung.
7. Jika kalian sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3-5 meter dengan orang lain agar terhindar dari lontaran energi saat ada petir. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun Style dengan judul "5 Mitos Tentang Petir dan Kebenaraanya, Ternyata Tidak Selalu Menyambar Tempat yang Tinggi"