Sebelum Divonis Autoimun, Ashanty Pernah Idap Penyakit Mematikan Lain
Penyanyi cantik Ashanty rupanya pernah didiagnosis gejala penyakit mematikan selain Autoimun.
TRIBUN-BALI.COM - Penyanyi cantik Ashanty rupanya pernah didiagnosis gejala penyakit mematikan selain Autoimun.
Ashanty blak-blakan menceritakan gejala penyakit yang pernah dideritanya itu.
Penyakit mematikan tersebut yakni gejala meningitis.
Seperti yang diketahui, dalam beberapa kasus, penyakit meningitis dapat berujung pada kematian.
Beruntung, Ashanty telah sembuh dari meningitis.
Namun, kini Ashanty didiagnosa menderita penyakit autoimun sejak tiga bulan lalu.
Ashanty harus menjalani perawatan intensif karena penyakit yang menyerang tubuhnya itu.
• Amel Alvi Merasa Perlu Merawat Gigi, Biar Senyum Keluar Aroma Wangi
• Tipe Hubungan Dapat Dilihat dari Gaya Berciuman Pasangannya
• Koster Terima Tokoh Bisnis Hindu, Umat Hindu Diharapkan Ambil Peran dalam Percaturan Global
Dalam video yang diunggah The Hermansyah A6, Ashanty mengungkapkan penyakit yang dideritanya sebelum Autoimun.
Ibu dari Arsy tersebut mengidap gejala meningitis pada 2012 silam.
"Waktu itu aku didiagnosis sama dokter mengidap gejala radang selaput otak atau meningitis," kata Ashanty.
Salah satu gejala yang dialami Ashanty adalah sakit kepala hingga terjatuh.
Ketika itu, Ashanty tengah sibuk syuting.
"Aku inget banget lagi syuting, waktu break solat magrib pas salat sampai jatuh," ucapnya.
Atas kejadian tersebut, Ashanty dilarikan ke rumah sakit.
Beberapa rumah sakit hanya memberikan obat.
Namun, obat-obatan itu tidak berhasil meredakan sakit kepala yang dialaminya.
"Nah dibawa ke rmh sakit, dikasih obat-obatan tapi nyerinya enggak hilang. Akhirnya dibawa ke rumah sakit MMC," ujar Ashanty.
• Pergantian Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono Pindah ke BIN Bali
• Satu Dewan Badung Tak Hadir Saat BNNK Badung Lakukan Tes Urine
• Eks Ketua Kadin Bali Dihukum Lebih Berat Setelah Banding, Pengacara Singgung Anak Mantan Gubernur
Akhirnya Ashanty diketahui mengidap gejala meningitis.
Untung saja, penyakit yang menyerang tubuhnya itu masih tahap gejala sehingga proses penyembuhan masih mudah.
"Disuntik, dirawat sebulan karena mengidap gejala meningitis, untungnya masih gejala. Alhamdulillah sudah sembuh," kata Ashanty.
Penyakit meningitis adalah infeksi yang menyebabkan radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang.
Meskipun beberapa penderita sembuh dalam beberapa minggu, pada beberapa kasus lainnya meningitis dapat mengancam jiwa.
Meningitis disebabkan oleh virus, tapi dalam beberapa kasus dapat disebabkan oleh bakteri atau jamur.
Penyakit tersebut paling sering menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Dalam artikel di Alodokter yang ditulis oleh dr Tjin Willy, meningitis terkadang sulit dikenali karena penyakit itu memiliki gejala awal yang serupa dengan flu seperti demam dan sakit kepala.
• Eks Ketua Kadin Bali Dihukum Lebih Berat Setelah Banding, Pengacara Singgung Anak Mantan Gubernur
• Teco Harap Spaso Kembali ke Lapangan, Semua Pelatih dan Pemain Beri Support
• Ketua IGI Harapkan Tak Ada Lagi Guru Honorer dan Isi Sambutan Mendikbud Tak Hanya Retorika
Mengidap Autoimun
Setelah sembuh dari meningitis di tahun 2012, Ashanty terserang penyakit autoimun.
Istri Anang Hermansyah itu tidak menyangka didiagnosis mengidap gejala autoimun yang menyerang ususnya.
Mental Ashanty hancur saat hasil pemeriksaannya di Rumah Sakit Gatot Subroto keluar.
Dari pemeriksaaan yang dilakukan pada bulan Oktober 2019 itu, Ashanty mengalami inflamasi usus.
Batinnya berkecamuk memikirkan kondisi kesehatannya.
Ashanty memang bukan tipe orang yang sering dirawat di rumah sakit karena suatu penyakit.
Pengalamannya dirawat di rumah sakit hanya berkaitan dengan melahirkan dan keguguran.
Oleh sebab itu, Ashanty sedih bukan main ketika mengetahui mengidap gejala autoimun.
Bahkan, penyakit autoimun begitu asing di telinga Ashanty.
Ia segera mencari informasi di internet mengenai autoimun.
Berbagai penjelasan menyeramkan muncul.
Penyakit autoimun menjadi hal yang mengerikan.
Di video yang diunggah The Hermansyah A6, Ashanty mengatakan saat itu dirinya terpukul.
Ashanty yang Autoimun sempat curhat panjang lebar soal komen warganet. (Instagram/ ashanty_ash)
Penyakit autoimun memang penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara total.
Namun, penderita dapat mengikuti terapi untuk mengendalikan kambuhnya gejala autoimun.
Penderita autoimun disarankan memilih makanan.
Beberapa makanan dapat mengganggu kerja sistem kekebalan tubuh bila terlalu banyak dikonsumsi seperti, gula, gandum, susu, jagung, kedelai, dan kerang.
Dalam beberapa kasus, autoimun juga mengancam nyawa.
• Dibuntuti Pria Misterius, Wanita Jepang Nekat Lompat dari Lantai Dua Apartemen di Pemogan
• Sekolah di Denpasar Ini Siswa Bisa Mengajar Seperti Instruksi Nadiem Makarim
Begitu tahu dirinya mengidap autoimun, Ashanty membatin, "Ya Allah aku dosa apa ya bisa begini."
Ashanty memikirkan masa depan anak-anaknya.
Seperti diketahui Ashanty memiliki anak yang masih kecil, Arsy dan Arsya.
Ia juga merupakan ibu sambung bagi Aurel dan Azriel.
"Anak masih kecil kalau misal aku kenapa-kenapa siapa yang mau jagain," ucap Ashanty.
Namun, Ashanty yang sekarang sudah lebih tenang menerima penyakit autoimun.
Ia optimistis dapat sehat bila menjalani terapi dan pengobatan.
Penyakit autoimun pun banyak jenisnya.
Tidak semua mematikan, hal tersebut bergantung pada kondisi penderita dan tingkat penyakit.
Ada lebih dari 80 jenis penyakit autoimun.
Beberapa di antaranya adalah diabetes tipe 1, rheumatoid arthritis (RA), psoriasis, multiple sclerosis, lupus, radang usus, myasthenia gravis, serta celiac.
Autoimun merupakan penyakit yang muncul ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi sel-sel tubuh dari penyakit justru menyerang sel tubuh yang sehat.
Setiap autoimun memberikan gejala beragam.
gejala dan penyebab autoimun, penyakit yang diderita Ashanty (Kolase Tribun Jabar (Instagram/@ashanty_ash))
Gejala yang muncul berbeda tergantung sel tubuh yang diserang oleh sistem kekebalan.
Pada multiple sclerosis, bagian tubuh yang diserang adalah sistem saraf pusat sementara pada penyakit celiac yang diserang adalah saluran pencernaan.
• Bisa Positif ataupun Negatif, 5 Zodiak Ini Diramal Akan Mengalami Perubahan Drastis di Tahun 2020
• Kami Terombang Ambing di Laut, Memikul Sekarung Beras
Berdasarkan buku Living Well with Autoimmune Disease: What Your Doctor Doesn't Tell You That You Neet to Know yang tercantum dalam artikel di Hello Sehat yang ditinjau dr Yusra Firdaus, autoimun tergolong kronis namun efek penyakitnya tidak fatal.
Namun, efek autoimun pada tubuh mampu menyebabkan penderitanya tidak dapat melakukan aktivitas seharian.
Jika kemudian ditemukan ada kasus kematian yang disebabkan oleh penyakit autoimun, seperti pada sebuah penelitian yang dimuat dalam American Public Health Association, maka tergantung dari kondisi kesehatan serta keparahan penyakit yang dialami. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnewsmaker dengan judul "Selain Autoimun, Ashanty Pernah Idap Gejala Penyakit Mematikan, Ini Cerita Istri Anang hermansyah"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ashanty-pernah-minta-anang-tinggalkan-dirinya-ya-allah-aku-pasrah-kapan-mau-diambil.jpg)