Bocah Dianiaya Pacar Ibunya

Balita 2,5 Tahun Korban Korban Kekerasan oleh Pacar Ibunya Dikunjungi LPSK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengunjungi bayi 2,5 tahun yang dianiayi pacar ibunya

Balita 2,5 Tahun Korban Korban Kekerasan oleh Pacar Ibunya Dikunjungi LPSK
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Tenaga Ahli Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Muhammad Mardiansyah saat ditemui usai mengunjungi bayi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, Rabu (4/12/2019). Balita 2,5 Tahun Korban Korban Kekerasan oleh Pacar Ibunya Dikunjungi LPSK 

Balita 2,5 Tahun Korban Korban Kekerasan oleh Pacar Ibunya Dikunjungi LPSK

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengunjungi bayi 2,5 tahun yang dianiayi pacar ibunya, di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu (4/12/2019).

Bayi 2,5 tahun korban penganiayaan pacar ibunya itu mengalami patah tulang pada bagian kaki.

Saat mengunjungi bayi berinisial KMW itu, rombongan LPSK tiba sekitar pukul 15.40 Wita bersama rombongan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar.

Begitu datang, rombongan yang sekitar lima orang itu langsung masuk ke Gedung Wing Amerta RSUP Sanglah, dan menuju kamar tempat bayi tersebut dirawat.

Ditemui seusai kunjungan, Tenaga Ahli LPSK Muhammad Mardiansyah mengatakan, pihaknya mendapatkan permohonan dari P2TP2A Provinsi Bali untuk melakukan perlindungan kasus kekerasan terhadap anak tersebut.

Bicara Seks Itu Tabu, Namun Sering Dilakukan Fakta Ini Picu Hamil di Luar Nikah dan Kasus Buang Bayi

Kombinasi Makanan Percepat Penurunan Berat Badan, Menu Diet Telur & Alpukat Bantu Jaga Bentuk Tubuh

"Ini kan sangat memprihatinkan ya, anak 2,5 tahun mendapatkan kekerasan yang begitu dahsyat ya. Sehingga LPSK memang sering kali mendapatkan permohonan perlindungan terkait kasus tindak pidana yang anak menjadi korban yang menjadi salah satu prioritas LPSK," kata Mardiansyah.

Oleh karena itu, Mardiansyah mengaku minggu lalu pihaknya mendapatkan permohonan dan minggu ini langsung turun ke lapangan.

Setelah tiba di Bali siang tadi, pihaknya mengaku langsung menuju Polresta Denpasar untuk berkoordinasi mengenai proses hukum kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved