Soal Postingan Loker Burger Shot dengan Agama Tertentu, PHDI Beri Respons

Adanya lowongan kerja (loker) yang mencari karyawan khusus muslim oleh perusahaan Burger Shot langsung mendapat respons dari Parisadha Hindu Dharma

Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Pihak Burger Shot menyampaikan permintaan maaf kepada PHDI terkait lowongan kerja (loker) diskriminatif yang telah diposting di salah satu media sosial, di Ruang Rapat Kantor PHDI Bali, Kamis (5/12/2019) 

Sekretaris PHDI Kota Denpasar sekaligus Wakil Ketua FKUB Denpasar, I Made Arka meminta agar  pihak Burger Shot dan Grab mulat sarira (introspeksi diri) serta lebih intensif melakukan komunikasi saat melakukan perekrutan karyawan. 

Secara khusus dirinya meminta Grab Kitchen agar menyampaikan kepada seluruh tenant-nya ketika mencari karyawan supaya tidak memunculkan nama agama.

Karena setiap memunculkan nama agama tertentu pasti akan menjadi viral. 

Ucapan Syukur Yabes Roni, Pemain Asal NTT Pertama yang Rasakan Kualifikasi Liga Champion Asia

Begini Rapor Timnas U-23 Indonesia Selama Babak Penyisihan Grup SEA Games 2019

Terdakwa Ini Menangis di Ruang Sidang Setelah Dituntut 13 Tahun Penjara, Ingat Anaknya Baru Lahir

“Jangan sampai memunculkan nama agama, sehingga memunculkan persepsi di masyarakat Bali bahwa tidak ada tempat untuk bekerja bagi orang Hindu,” ujarnya.

Dikatakannya permasalahan ini juga sudah dilaporkan ke Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, mengingat sebelumnya Warung Lombok Ijo di Renon juga melakukan hal yang sama, sehingga pihak pemilik usaha Sama pak meminta maaf kepada sulinggih, karena yang mempunyai tanah di warung tersebut adalah seorang sulinggih.

Sementara itu, Pimpinan Grab Wilayah Bali, Kresno Wibowo berjanji akan menyampaikan kepada semua tenant yang sudah bekerja sama dengan pihak Grab Kitchen agar kalau mencari karyawan, tidak mencantumkan nama agama tertentu.

Kebun Raya Jagatnatha, Mutiara Hijau di Jantung Kota Negara Diresmikan

Dipecat Dewan Pengawas, Helmy Yahya Sebut Dirinya Masih Dirut TVRI yang Sah

Erick Thohir Ancam Pecat Dirut Garuda I Gusti Askhara soal Penyelundupan Onderdil Harley Davidson

Saat ini, kata dia, ada tiga grab kitchen di Bali dengan komposisi karyawan lebih dari 50 persen merupakan orang lokal Bali.

Ia menjelaskan Grab kitchen ini ibarat seperti kantin.

 “Kita menyediakan tempat-tempat atau dapur untuk disewa. Tetapi pelanggan tidak bisa langsung makan di sana. Mereka order-nya cuman lewat grab food, tidak bisa lewat aplikasi yang lain,” terangnya.

Ia mengakui tidak mengetahui adanya postingan tersebut, dan pihak Burger Shot tidak ada berkoordinasi dengan pihak Grab Kitchen 

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved