Hari Raya Saraswati

Persembahyangan Hari Saraswati, Pemakaian Plastik Berkurang 75 Persen di Pura Jagatnata Denpasar

Ribuan pemedek memadati Pura Jagatnata Denpasar, Sabtu (7/12/2019). Mereka akan mengikuti persembahyangan Hari Raya Saraswati.

Persembahyangan Hari Saraswati, Pemakaian Plastik Berkurang 75 Persen di Pura Jagatnata Denpasar
Tribun Bali/Putu Supartika
Pecalang sedang melakukan sidak kantong plastik di Pura Jagatnatha, Sabtu (7/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Ribuan pemedek memadati Pura Jagatnata Denpasar, Sabtu (7/12/2019).

Mereka akan mengikuti persembahyangan Hari Raya Saraswati.

Namun pemedek yang akan melaksanakan persembahyangan ini tidak diperkenankan menggunakan kantong plastik sebagai wadah canang.

Di gapura masuk ke areal pura beberapa pecalang telah menjaga mereka.

Pemedek yang membawa kantong plastik diminta untuk melepas dan menyerahkannya kepada pecalang.

Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar pura tak cemer oleh sampah plastik.

6 Pendeteksi Gempa Dipasang di Karangasem, Langsung Mencatat Bencana Gempa hingga Kerusakan

Ada 15 Jabatan Kosong, Pemkab Bangli Kebut Proses Lelang, 7 Januari 2020 Sudah Harus Dilantik

Soal Pemain Bali United, Coach Teco Beri Pesan Khusus ke Yabes Tanuri

Juga sebagai implementasi Perwali Nomor 36 tahun 2019, serta Pergub Bali Nomor 97 tahun 2018.

Ketua Pecalang Kota Denpasar, I Made Mendra menyebutkan pihaknya telah melakukan sidak kantong plastik di pura sejak penerapan perwali maupun pergub dimulai.

Penerapan dimulai dari Pura Sakenan.

"Semenjak perwali dan pergub kami sudah mewanti-wanti pemedek agar tak menggunakan kantong plastik. Kami mulai ini dari Pura Sakenan," katanya.

Jadi Jembatan Penyelesaian Problema dalam Penyusunan Perda, BULD DPD RI Kunjungan Kerja ke DPRD Bali

DPD RI Perjuangkan 3 UU untuk Bali, Pastika Sebut Provinsi Tak Dapat Apa-Apa dari Pariwisata

Jelang Tutup Tahun Kian Krodit, Penyeberangan Barang ke Nusa Penida Harus Antre 4 Hari

Ia mengimbau pemedek untuk menggunakan besek atau keben saat membawa banten atau canang ke pura.

Hingga saat ini, ia menyebut kesadaran masyarakat sudah semakin meningkat.

Hal ini dapat dilihat dari pengurangan sampah plastik secara signifikan.

"Pengurangannya sudah lumayan. Hampir 75 persen," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved