Tahun 2020 Mendatang Dinas Pertanian Denpasar Siapkan 9.000 Vaksin Rabies
Sementara itu, untuk pelaksanaan vaksinasi tahun 2020 mendatang, Dinas Pertanian Denpasar telah menganggarkan sebanyak 9.000 vaksin
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tahun 2020 Mendatang Dinas Pertanian Denpasar Siapkan 9.000 Vaksin Rabies
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tahun 2019 ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar, telah melakukan vaksinasi terhadap 73.587 hewan yang berada di Kota Denpasar.
Sementara itu, untuk pelaksanaan vaksinasi tahun 2020 mendatang, pihaknya telah menganggarkan sebanyak 9.000 vaksin.
Sehingga program berkelanjutan dapat terlaksanakan dengan baik guna mengantisipasi adanya kasus rabies di Kota Denpasar.
Vaksinasi ini dilaksanakan tersebar di empat kecamatan yang ada di Kota Denpasar.
• Nadiem Makarim Hapus UN, Ini Perjalanan Ujian Nasional di Indonesia, dari Penghabisan Hingga Ebtanas
• Berkolaborasi dengan Kedutaan Inggris di Jakarta, STMIK Primakara Buka Peluang Pertukaran Startup
Kabid Kesehatan Hewan Distan Kota Denpasar, Made Ngurah Sugiri menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya untuk mengantisipasi kasus rabies di Kota Denpasar.
Selain vaksinasi juga ada pemberian edukasi tentang kesehatan hewan kepada masyarakat.
Untuk vaksinasi yang dilaksanakan serentak menyasar anjing, kucing dan kera.
“Program ini akan terus kami lakukan sebagai langkah preventif untuk menanggulangi adanya kasus rabies di Kota Denpasar,” katanya.
Ia menambahkan, secara umum masyarakat Kota Denpasar rata-rata merupakan pecinta hewan yang juga aktif memvaksin hewan secara mandiri.
• Bali Startup Camp 2019, 125 Peserta Bersaing Bangun Startup
• Balai Diklat Industri Denpasar Ajak Anak Muda Kembangkan Potensi
Ini bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang datang langsung ke Distan Kota Denpasar.
Selain itu, hewan liar tanpa tuan juga turut divaksinasi dengan sistem jemput bola.
“Kita secara rutin melaksanakan vaksinasi serentak, sehingga seluruh hewan dapat tervaksin dan aman dari kasus rabies,” paparnya.
Keberhasilan pelaksanaan vaksinasi rabies ini tak lepas dari peran aktif masyarakat.
Di mana, peranan masyarakat sebagai informasi sangat membantu dalam memaksimalkan porgram vaksinasi ini.
“Tentunya, sinergitas bersama baik antara OPD, Pemerintah Desa atau Lurah dan masyarakat sehingga mampu mensukseskan program vaksinasi rabies ini,” katanya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/vaksinasi-rabies-yang-digelar-dinas-pertanian-kota-denpasar-beberapa-waktu-lalu.jpg)