Tahun 2019 Suksma Bali Berhasil Mengumpulkan 15.571 Kg Sampah Non Organik
Suksma Bali Berhasil Kumpulkan 15.571 Kg Sampah Non Organik Tahun 2019
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Tahun 2019 Suksma Bali Berhasil Mengumpulkan 15.571 Kg Sampah Non Organik
TRIBUN-BALI.COM, BALI - Program Suksma Bali yang diinisiasi Paiketan Krama Bali dan didukung semua stakeholder pariwisata, non pariwisata, institusi pendidikan, pemerintah serta LSM kembali dijalankan tahun 2019 ini.
Satu diantara program yang kembali diadakan adalah membersihkan sampah.
I Gusti Agung Ngurah Darma Suyasa, Ketua Panitia Suksma Bali 2019, menyebutkan World Cleanup Day (WCD) yang diadakan 21 September 2019, bertema kegiatan “Bali Bebas Sampah Plastik” berhasil mengumpulkan 59.207 peserta, di 79 titik se-Bali.
"Berat sampah yang berhasil kami kumpulkan adalah 2.060 Kg sampah organik, dan 17.571 Kg sampah non-organik," sebutnya di Badung, saat temu media, Rabu (18/12/2019).
Ia memastikan WCD ini akan menjadi agenda tahunan Suksma Bali.
• Ketenagakerjaan di Bali Menurun, Berdampak Peningkatan Tingkat Pengangguran
• Cok Ace Dikukuhkan Jadi Profesor ISI Denpasar
Serta diharapkan ke depan kian mampu membuat masyarakat Bali peduli pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Apalagi sampah merupakan momok menakutkan bagi semua orang, bukan hanya berdampak pada industri pariwisata saja.
Sebab jika sampah tidak ditangani dengan baik dan benar, akan mencemari lingkungan sehingga berdampak pada masyarakat dan kehidupan mendatang.
WCD juga merupakan ungkapan terima kasih pada alam, sehingga sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana di Bali.
Darma Suyasa menjelaskan, selain WCD ada dua agenda Suksma Bali lainnya.
Symposium dengan mengusung tema “Menyelamatkan dan Menjaga Keberlangsungan Air Bali” tanggal 17 Oktober 2019, ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Panca Kryamana oleh 26 wakil asosiasi di Bali.
• Kekurangan Anggaran Hingga Rp 11 Miliar, Jamkesda Bangli Hanya Cukup Sampai September 2019
• Beberapa Cara Yang Bisa Dilakukan Untuk Menjadi Ayah Terbaik
Acara puncak adalah Social & Charity Dinner berupa penganugerahan kepada beberapa tokoh yang berkontribusi kepada Bali, diadakan tanggal 18 Desember 2019.
Pria yang juga Ketua Bidang Sosial Lingkungan IHGMA Bali ini, mengatakan awards diberikan pada 12 tokoh yang berkontribusi positif untuk Bali.
"Kriterianya dari semua bidang yang ada unsur ketokohan beliau, dari kiprah dalam keseharian dari bidang masing-masing. Layak karena kiprahnya sebagai tokoh yang berkontribusi dalam senyap dan tidak butuh balasan atau apresiasi," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/para-stakeholder-pariwisata-saat-temu-media-suksma-bali.jpg)