Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Sehat untuk Anda

Lontong Yang Direbus Dengan Cara Ini Berisiko Sebabkan Kanker dan Kemandulan

Apakah Anda tahu cara apa yang bisa menyebabkan lontong bisa menjadi penyebab kanker dan kemandulan?

Tayang:
Editor: Irma Budiarti
Tribunnews
Lontong plastik. Lontong Yang Direbus Dengan Cara Ini Berisiko Sebabkan Kanker dan Kemandulan 

Namun, dibalik ke praktisannya, ternyata lontong plastik menyimpan bahaya. 

8 Lokasi Merayakan Tahun Baru 2020 di Bali, Mulai Suasana Tenang hingga Penuh Hingar-bingar

Ini Fakta Menarik Gerhana Matahari Cincin 26 Desember, Gerhana Paling Awal Dan Akhir di Indonesia

Seperti yang kita tahu, plastik memiliki titik leleh rendah sehingga sangat mudah meleleh pada suhu panas.

Nah, saat meleleh ini, akan ada partikel plastik yang luluh dan bercampur dalam makanan.

Jika masuk dalam tubuh dan terus menumpuk, partikel ini bisa menyebabkan banyak penyakit mengerikan mulai dari kanker sampai kemandulan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun nampaknya sadar dengan keresahan masyarakat mengenai kejelasan lontong plastik ini.

Dalam salah satu konferensi pressnya, BPOM menegaskan kalau aman atau tidaknya lontong plastik kembali pada jenis plastik yang digunakan.

Plastik yang aman digunakan untuk merebus lontong adalah plastik jenis LLDPE, HDPE, PP dan OPP.

Jenis plastik ini punya titik leleh tinggi sehingga akan meleleh atau melunak di atas suhu 100°C

Hasilnya, plastik ini cenderung lebih aman digunakan pada suhuh tinggi, terutama untuk membuat lontong.

Nah, yang harus dihindari adalah penggunaan plastik jenis LDPE untuk membuat lontong.

Jenis plastik dengan titik  leleh yang lebih rendah sehingga akan meleleh pada suhu 83°C - 98°C.

BPOM menyarankan kita untuk mengharamkan penggunaan plastik jenis ini untuk membuat lontong.

Kalau prosedur di atas dijalani, plastik tentu aman digunakan dan tidak menyebabkan kanker atau kemandulan.

Beruntungnya Punya Sahabat 4 Zodiak Ini, Setia Kawan dan Loyal

4 Manfaat Buah Alpukat Untuk Kecantikan, Dapat Memperbaiki Rambut Rusak

Selain itu, plastik juga punya sifat inert atau tidak mudah berinteraksi dan tak menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. 

Tapi, kita juga harus paham kalau ada banyak bahan tambahan mulai dari pewarna, pelicin sampai pemutih yang ditambahkan dalam proses pembuatan plastik.

Kalau terpapar suhu panas, bukan tidak mungkin juga bahan-bahan berbahaya itu bisa ikut masuk ke dalam tubuh kita.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved