Resolusi 2020, Cegah Kanker dan Tetap Hidup Sehat dengan 6 Cara Ini
Tak ada salahnya Anda juga menuliskan resolusi untuk hidup sehat, termasuk agar terhindar dari salah satu penyakit paling mematikan yaitu kanker.
Resolusi diet menjadi salah satu hal yang sering diharapkan di tahun baru. Namun tak harus diet, Anda bisa memulai makan dengan baik dan benar.
Diet yang dimaksudkan bukanlah menahan diri untuk makan. Diet sebaiknya dilakukan dengan memilah jenis makanan yang akan dikonsumsi.
Berdasarkan laporan Harvard Medical School, cobalah kurangi konsumsi daging merah dan lemak jenuh yang terkait dengan peningkatan risiko kanker usus besar dan prostat.
• POPULER 2019 di Bali: Mewahnya Pernikahan Putra Ajik Krisna I Viral Video Dewasa Diduga di RS
• Jelang Tahun Baru, Copet di Kuta Ditangkap, Sekali Tepuk Iphone WN Bahrain Lenyap
Batasi juga makanan yang dibakar, makanan yang digoreng serta daging olahan seperti hot dog, bacon, sosis dan beberapa daging deli.
Makan daging olahan dalam jumlah besar dapat meningkatkan resiko kanker jenis tertentu. Sebagai gantinya, makanlah banyak buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.
Studi dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa wanita yang makan setidaknya 5,5 cangkir buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang hanya makan 2,5 cangkir.
Beberapa penelitian besar lainnya juga menemukan bahwa diet tinggi serat diyakini dapat membantu melindungi terhadap kanker kolorektal.
3. Tetap Aktif
Olahraga selalu menjadi salah satu aktivitas yang ditegaskan oleh para ahli medis untuk dilakukan guna menjaga kondisi tubuh tetap sehat, dan terhindar dari berbagai penyakit termasuk kanker.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Oncology menemukan bahwa olahraga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap tujuh dari 15 jenis kanker yang diteliti.
Tujuh kanker tersebut yaitu, usus besar, payudara, endometrium, ginjal, mieloma, hati, dan limfoma non-hodgkin.
Studi tersebut melibatkan lebih dari 750.000 orang dewasa, tetapi jumlahnya terbatas pada beberapa kanker dan aktivitas fisik sebagian besar dilaporkan sendiri.
Pedoman olahraga yang ideal, orang dewasa harus melakukan aktivitas olahraga intensitas sedang selama 2,5 hingga 5 jam seminggu atau 1,25 hingga 2,5 jam setiap minggu dengan intensitas olahraga kategori berat.
Mulailah dengan perlahan dan lanjutkan dengan nyaman serta lebih banyak variasi gerakan.
"Pedoman aktivitas fisik sebagian besar didasarkan dari dampaknya pada penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes," kata Alpa Patel, Direktur Ilmiah Senior Penelitian Epidemiologi di American Cancer Society.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/resolusi_20171230_094059.jpg)