Pelukis Wanita Wayang Kamasan Berpulang

Pelukis Pertama Wanita Wayang Kamasan, Ni Made Suciarmi Layak Disebut Maestro

Ni Made Suciarmi, wanita pertama pelukis wayang kamasan memang layak disebut maestro.

Pelukis Pertama Wanita Wayang Kamasan, Ni Made Suciarmi Layak Disebut Maestro
Keluarga almarhum Ni Made Suciarmi
Wanita pertama yang menekuni gaya seni lukis klasik wayang Kamasan, Ni Made Suciarmi 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Ni Made Suciarmi, wanita pertama pelukis wayang kamasan memang layak  disebut maestro.

Iapun sudah seharusnya disejajarkan dengan maestro seni lukis Kamasan I Nyoman Mandra yang sudah meninggal dunia lebih dahulu di tahun 2018 lalu.

Terlebih kiprahnya yang berani mendobrak budaya dan tradisi, yang mana menjadi wanita pertama yang menekuni Seni Lukis Wayang Klasik Kamasan.

Dalam perjalanan hidupnya, Suciarmi pertama kali melukis wayang Kamasan sejak berumur enam tahun.

Awalnya ia dilarang melukis oleh penglingsir-nya terdahulu, termasuk ayahnya yakni Ketut Sulaya yang juga merupakan seniman dan guru seni lukis Kamasan.

Zaman dahulu untuk melukis wayang Kamasan masih sakral, dan hanya orang -orang tertentu saja yang boleh melukis.

Suciarmi sendiri dilarang melukis karena belum menyucikan diri. Apalagi pada massa itu, sangat tabu jika seorang wanita menekuni seni lukis.

Tapi karena tekad dan suka dengan lukisan, Suciarmi juga tidak kehilangan semangat.

Pemerintah China Akui Perairan Natuna Adalah ZEE Indonesia, Kenapa Masih Ribut?

BREAKING NEWS : Seniman Wanita Pertama Seni Lukis Klasik Wayang Kamasan Berpulang

Pembunuh Teman Kencan di Penginapan Teduh Ayu Denpasar Divonis 11 Tahun,Umur Jadi Pertimbangan Hakim

Lukisan pertama kali yang dibuat Suciarmi menceritakan Tapa Bima. Sepanjang hidupnya, sudah ribuan lukisan yang ia buat.

Bahkan sudah ada sejumlah lukisan yang dibuat dirinya dipamerkan diluar negeri. Baik itu yang menceritakan cerita pewayangan Ramayana, Mahabarata, Sutasoma, Gatot Kaca.

Semua lukisan yang dia buat sudah tersebar ke sejumlah negara. Bahkan di antaranya sampai saat ini masih dipamerkan di luar negeri. 

Soal Protes Masyarakat Akibat Jalan Baru Selesai Sudah Rusak, Komisi II DPRD Datangi Nusa Penida

Seperti diberitakan sebelumnya, Ni Made Suciarmi 87) telah berpulang untuk selama-lamanya.

Ia adalah wanita pertama yang menekuni gaya seni lukis klasik wayang Kamasan.

Kini kiprahnya tetap menjadi inspirasi bagi wanita-wanita lainnya yang saat ini mengikuti jejaknya dalam melestarikan seni lukis klasik wayang Kamasan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved