Awal Januari 2020, Punya KIA Klungkung Dapat Potongan Harga Makan dan Daftar Bimbel

Kadisdukcapil Klungkung I Komang Dharma Suyasa menjelaskan, program ini baru diterapkan sejak awal Januari 2020.

Awal Januari 2020, Punya KIA Klungkung Dapat Potongan Harga Makan dan Daftar Bimbel
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kadisukcapil Klungkung I Komang Dharma Suyasa saat ditemui di Kantornya, Kamis (9/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Setahun diluncurkan, program KIA (Kartu Identitas Anak) masih belum banyak diminati masyarakat di Klungkung.

Berdasarkan data di Disdukcapil Klungkung, dalam periode tahun 2019 setiap hari, rata-rata hanya ada belasan warga mengurus KIA.

Mengatasi masalah ini, Dinas Disdukcapil Klungkung mengeluarkan program Kumara (Diskon untuk Pemegang Kartu Identitas Anak)

Kadisdukcapil Klungkung I Komang Dharma Suyasa menjelaskan, program ini baru diterapkan sejak awal Januari 2020.

Hal ini lantaran antusias masyarakat untuk membuat Kartu Identitas Anak, di Klungkung masih rendah pada tahun 2019.

Dibantu Damkar Badung, BPBD Denpasar Tangani Kebakaran Rumah Kos di Padangsambian Kelod

Pasca Kebakaran, Penghuni Kos di Padangsambian Kelod Jadikan Toko Tuan Rumah Tempat Tidur Sementara

"Tahun 2019 itu, sehari rata-rata hanya belasan warga yang urus KIA. Kami memperkirakan belum banyak masyarakat yang tau KIA," ujar Komang Dharma Suyasa saat ditemui di Kantornya, Kamis (9/1/2020).

Kondisi itu membuat Disdukcapil mencari solusi untuk memerangsang para orang tua membuatkan anaknya KIA.

Dari hasil runting, maka dicetuskanlah program Kumara tersebut.

Pihak Disdukcapil pun berperan aktif menghubungi pihak swasta, terutama beberapa usaha franchise yang mulai menjamur di Klungkung.

"Kami sampaikan program ini, dan beberapa franchise ternyata tertarik untuk bekerja sama," ungkap Dharma Suyasa.

Secara regulasi, berpatokan kepada MoU antara bupati dan pihak perusahaan. Lalu ditindaklanjuti Kadisdukcapil dengan melakukan perjanjian kerja sama dengan pengusaha.

"Jadi sistemnya, warga ketika bisa menunjukkan kartu KIA beserta orangnya, akan mendapatkan diskon ketika berbelanja ke franchise makanan/minuman yang diajak bekerja sama dengan Disdukcapil," ungkap Dharma Suyasa.

Kebakaran Kos-kosan di Padangsambian, Taufik Keluar Panjat Tembok, Curiga karena Korsleting Listrik

Kehidupan di Kota Termiskin Dunia, Tidak Ada Gedung, Masyarakatnya Memelihara Babi untuk Dapat Istri

Besaran diskon pun bervariatif, dan tidak terbatas waktu dan jumlahnya.

Bahkan kerja sama berkembang tidak hanya pada usaha makanan/minuman. Namun juga potongan harga daat mendaftar bimbel atau ke tempat wisata wahana permainan air di Klungkung.

"Kalau franchise makanan/minuman, biasanya diskonnya 5 persen dari harga. Sementara jika mendaftar bimbel, diskonnya sampai 10 persen. Ternyata ini efektif untuk meningkatkan minat warga urus KIA," ungkapnya Dharma Suyasa. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved