Kecelakaan Maut di Gianyar

Tak Ada Rambu Tikungan, TKP Kecelakaan Maut di Singapadu Gianyar Disebut Rawan

Lokasi kecelakaan maut yang menewaskan, I Made Puspawan, di Jalan Singapadu, Gianyar, Bali, disebut memang rawan

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
TKP korban tewas kecelakaan di Jalan Banjar Kutri, Singapadu, Sukawati, Gianyar, Senin (13/1/2020) sekitar pukul 08.00 Wita, telah ditandai oleh pihak kepolisian. Tak Ada Rambu Tikungan, TKP Kecelakaan Maut di Singapadu Gianyar Disebut Rawan 

Tak Ada Rambu Tikungan, TKP Kecelakaan Maut di Singapadu Gianyar Disebut Rawan

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Lokasi kecelakaan maut yang menewaskan, I Made Puspawan, di Jalan Singapadu, Gianyar, Bali, disebut memang rawan.

Hal tersebut disebabkan di kawasan TKP terdapat tikungan pendek, sehingga para pengendara mengira jalanan tersebut lurus.

Kondisi tikungan tersebut 'tertutup' sehingga pengendara satu sama lain tak saling melihat.

BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Jalan Singapadu Gianyar, Tubuh Puspawan Terpental Lalu Terseret

Video: Kecelakaan Mobil Kento Momota Tabrak Truk di Malaysia Hingga Sopir Tewas Tergencet

Saksi Edi Purwanto, saat ditemui di TKP mengatakan, korban datang dari arah utara, untuk mengejar waktu masuk kantor.

Pihaknya tak mengetahui secara pasti apakah korban pegawai pemerintahan.

"Kendaraannya sih motor dinas, tapi status KTP-nya karyawan swasta," ujarnya.

Purwanto menduga, kecelakaan tersebut terjadi karena korban tidak kenal kondisi jalan.

Awal Tahun 8 Warga Klungkung Dirawat di RSUD Klungkung Karena DB

Setahun Beroperasi, PD Pasar Belum Bisa Tarik Sewa Kios & Los Pedagang di Pasar Badung, Ini Sebabnya

"Dia ngebut mau nyalip, lalu karena di depannya ada tikungan, lalu ngerem mendadak dan terpelanting," ujarnya.

Kata dia, tikungan di lokasi ini memang berbahaya.

"Sering di sini orang jatuh. Karena tikungan, dan tikungan tertutup. Dari utara kesannya lurus, setelah dekat ternyata pengkolan. Gak ada rambu, harusnya ada. 200 meter dari sini (TKP) harusnya ada rambu. Kalau orang dekat sini hafal, dia (korban) orang Batur, gak hafal kondisi jalan. Makanya terjadi seperti ini," ungkapnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved