Satu Hektare Lahan Cabe Petani Diserang Hama di Jembrana

Harga Cabai di Beberapa Pasar di Jembrana Merangkak Naik, Satu Hektare Lahan Cabe Petani Diserang Hama di Jembrana

Satu Hektare Lahan Cabe Petani Diserang Hama di Jembrana
istimewa
Foto istimewa : Pengecekan hama yang menyerang lahan petani cabai di Desa Kaliakah oleh Petugas PPL Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, Senin (13/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Harga cabai di beberapa pasar di Jembrana, Bali merangkak naik.

Bahkan, harga terakhir mencapai hingga Rp 60 ribu per kilogramnya.

Di sisi lain, petani kini mulai cemas dengan serangan hama terhadap tanaman cabai.

Sekitar satu hektare lahan petani diserang hama.

Terancam Tak Dapat Harta Warisan Lina Yang Jatuh Ke Anak-anak Sule, Bagaimana Nasib Bayi Teddy?

Plafon Atap Bangunan Puskesmas II Negara Jebol

16 Tahun Terpisah, Nabila di Gowa Bertemu Saudara Kembarnya Nadya di Depok

Salah seorang petani asal Dusun Pangkung Lip-Lip, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Gusti Putu Wiarti mengatakan, bahwa pertumbuhan cabenya kurang maksimal.

Sebab, jelang tanaman akan mulai berbunga justru mengalami banyak gangguan.

Dugaannya diserang hama.

Itu terlihat dengan rumpun pada pucuk-pucuk daunnya mengalami keriting.

Kemudian, hama berupa kupu-kupu hitam yang selalu bermarkas pada bawah daun dan dahan-dahan pohon.

"Sekitar umur satu bulan pertumbuhannya sangat bagus bahkan terlihat cukup subur," ucapnya, Senin (13/1/2020).

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved