Kunci Semua Pintu Masuk Sebelum Ditinggalkan, Pasca SDN 1 Baru Dijebol Maling

Pasca SDN 1 Baru Dijebol Maling, Kunci Semua Pintu Masuk Sebelum Ditinggalkan, Pihak Sekolah Diharapkan Untuk Lebih Protect Terkait Pengamanan

Kunci Semua Pintu Masuk Sebelum Ditinggalkan, Pasca SDN 1 Baru Dijebol Maling
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Foto : Pihak Kepolisian dan TNI saat menggelar paruman mendadak di wantilan desa adat setempat pasca terjadinya kemalingan di SDN 1 Baru dan hilangnya dua pratima di Pura Dalem Desa Adat Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, Sabtu (18/1/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Peristiwa dibobolnya ruang guru SDN 1 Baru yang terletak di Banjar Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, menjadi pelajaran berharga untuk kedepannya.

Hal ini juga menjadi perhatian serius dari Dinas Pendidikan Tabanan.

Kedepannya, pihak sekolah diharapkan untuk lebih protect terkait pengamanan setiap ruangan terutama yang didalamnya terdapat barang berharga.

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra menekankan, ada beberapa faktor yang menyebabkan sekolah menjadi kebobolan oleh maling.

Jembrana Mengusulkan Jadi Tuan Rumah Porprov Bali 2023

KONI Jembrana Akan Menjaring Atlet Untuk Porprov Bali 2021, Semangat Raih Medali Emas

Dua Benda Suci Pura Dalem Pinge di Tabanan Hilang, Kotak Pratima Dibiarkan Berserakan

Pertama karena tak adanya tenaga pengamanan atau penjaga sekolah yang setiap saat bisa mengawasi sekolah secara keseluruhan. Sebab, pihak pemerintah atau sekolah

Kemudian, letak sekolah yang biasanya agak jauh dari pemukiman juga bisa menyebabkan sekolah tak sepenuhnya bisa diawasi masyarakat setempat.

"Jadi kami harapkan dan tekankan kembali semua sekolah di Tabanan ini agar tetap berusaha untuk memproteksi setiap ruangan terutama ruangan yang didalamnya terdapat barang berharga. Minimal semua pintu dan jendela dikunci rapat," kata Nyoman Putra saat dikonfirmasi, Minggu (19/1/2020).

Mantan Kabag Umum Setwan Tabanan ini melanjutkan, pihak sekolah harus memastikan seluruh pintu masuk serta jendela sudah terkunci ketika akan meninggalkan sekolah.

Kemudian, kemungkinan kedepannya pihak sekolah bisa melakukan pengaman ekstra dengan memasang terali besi pada pintu masuk atau jendela pada ruangan yang didalamnya terdapat barang berharga.

"Kemungkinan nanti bisa menggunakan anggaran seperti BOS (jika mampu) ataupun ada partisipasi dari komite untuk bantuan terali besi tersebut," katanya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved