Wisatawan Jatuh dari Tebing Devil Tears

Devil Tears Kembali Makan Korban, Begini Imbauan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia

Kasus meninggalnya turis asal Tiongkok, Xu Xinyue (22) pada Selasa (21/1/2020) semakin menambah panjang deretan kasus fatal di objek wisata populer

Penulis: eurazmy | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Warga di sekitar Devil Tears
TKP terjatuhnya Wisatawan asal Tiongkok, Xu Xinyue (22) di Destinasi Devil Tears Lembongan. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kasus meninggalnya turis asal Tiongkok, Xu Xinyue (22) pada Selasa (21/1/2020) semakin menambah panjang deretan kasus fatal di objek wisata populer Devil Tears, Nusa Lembongan Bali.

Sebelumnya di tahun 2019 saja sudah ada total empat kejadian kecelakaan turis yang celaka usai swafoto sembarangan di bibir tebing Devil Tears.

Hingga kemudian, kasus Xu Xinyue ini menjadi kecelakaan pertama yang yang membuka tahun baru 2020.

Fotografer Yan Palapa Abadikan Seniman Tari Legendaris Bali Ni Ketut Arini Menarikan Candra Metu

Jumlah Anggota KPN Praja Menurun, Ini Harapan Sekda Pemprov Bali

Sensus Penduduk 2020 Dimulai 15 Februari, Masyarakat Update Data secara Online

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia ( HPI) I Nyoman Nuarta mengatakan kembali menyayangkan atas terulangnya kejadian yang menelan korban wisatawan di Devil Tears.

Padahal secara umum sudah diketahui bahwa selain indah, objek wisata Febil Tears yang berarti Air Mata Iblis ini juga memang dikenal berbahaya.

Maka sudah seharusnya, tata kelola kegiatan pariwisata di sini sudah harus dibenahi.

Pemanasan Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Lalu M. Zohri Ikut 2 Kejuaraan di China

Wabup Suiasa Berharap Manfaatkan Balai Banjar Melalui Pelaksanaan “Tri Tata Sukerta”

Orang Dalam Bongkar Aib Yamaha yang Melempem di MotoGP 2019, Ini Penjelasannya

Pelaku penyedia jasa pariwisata juga pemerintah, kata dia harus benar-benar memiliki komitmen membangun infrastruktur pariwisata yang baik dan berkelanjutan.

Menurut dia, hingga saat ini pengawasan yang dilakukan di sana sifatnya hanya temporer.

''Walaupun sudah ada pagar, tapi juga harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat dan berkesinambungan. Harus tegas juga ke wisatawan,'' katanya kepada Tribun Bali.

Terkait Pencurian di Sekolah, Disdikpora Bangli Akui Belum Bisa Angkat Tenaga Penjaga Sekolah

Danlanud I Gusti Ngurah Rai Terjun Langsung Sosialisasikan PPDB SMA Pradita Dirgantara

Oknum Brimob Pukuli Penjaga Pintu Lokasi Wisata Secara Brutal, Gara-gara Tak Mau Bayar Tiket Masuk

Jika tidak, lanjutnya, dikhawatirkan image pariwisata di sana akan semakin tercoreng dan memiliki kesan negatif.

''Makanya sejak dulu saya paling keras soal ini. Harus segera berbenah infrastruktur dan pengawasan harus diperketat. Teman-teman guide juga gitu, harus sadar juga,'' harapnya.

Seperti diketahui, objek wisata ini memang tergolong populer bagi turis yang memiliki lanskap pemandangan indah dengan hempasan ombak yang besar.

Oknum Brimob Pukuli Penjaga Pintu Lokasi Wisata Secara Brutal, Gara-gara Tak Mau Bayar Tiket Masuk

Wisatawan Tiongkok Tewas di Devil Tears, Nekat Swafoto di Lokasi Tanpa Pagar

Tak sedikit wisatawan memberanikan diri untuk berswafoto dengan latar belakang ombak dahsyat di sini, namun tentu saja risiko selalu ada.

Sebab itu, sudah sejatinya wisatawan harus memiliki sifat waspada dan berhati-hati demi keselamatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved