Breaking News:

Kerap Dikaitkan, Apa Benar Stres Bikin Rambut Beruban?

Uban atau rambut yang memutih seringkali menjadi salah satu acuan semakin bertambah tuanya seseorang. Padahal, uban bisa saja muncul di usia muda

Nova
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Uban atau rambut yang memutih seringkali menjadi salah satu acuan semakin bertambah tuanya seseorang.

Padahal, uban bisa saja muncul di usia yang masih muda dan bisa menjadi tanda stres.

Faktanya, para ilmuwan mengungkapkan bahwa stres bisa menyebabkan rambut berubah warna menjadi putih.

Namun, hal itu bisa dihentikan tanpa harus menggunakan pewarna rambut. Pada percobaan terhadap tikus, seperti dilansir dari BBC Health, sel punca (stem cell) yang mengontrol warna kulit dan rambut rusak ketika stres terjadi karena rasa sakit yang intens.

Peruntungan di Tahun Tikus, Berhati-hati untuk Segala Sesuatu yang Berhubungan dengan Air

5 Kemeriahan Perayaan Imlek dari Berbagai Negara, di Inggris Ada Parade

Tak Bikin Gagal Diet, 5 Menu Ini Bisa Dicoba untuk Sarapan

Hasil dari penelitian yang diterbitkan di Nature tersebut, tikus berbulu hitam pun berubah menjadi putih dalam waktu beberapa minggu.

Namun, para ilmuwan tidak tahu persis bagaimana stres memengaruhi rambut di kepala kita.

Ilmuwan dari Universitas Harvard Amerika Serikat dan Sao Paulo Brazil yang ada di belakang penelitian ini meyakini efek tersebut berkaitan dengan sel batang melanosit, yaitu sel yang memproduksi melanin dan bertanggung jawab untuk warna rambut dan kulit.

Ini Diduga Sumber Virus Corona di China, Hewan Hidup dan Daging Hewan

Harga Ikan Tongkol di Karangasem Anjlok, Nelayan di Karangasem Mengeluh dan Sedih

Usai Mejagra, Kadek Hendra Melukat Sembari Nikmati Sunrise di Pantai Sanur, Bali

Saat melakukan percobaan pada tikus, mereka menemukan bukti bahwa inilah masalahnya.

Prof Ya-Cieh Hsu, penulis penelitian dari Universitas Harvard menjelaskan, kerusakan permanen pada tikus memicu pelepasan adrenalin dan kortisol, membuat jantung mereka berdetak lebih cepat dan tekanan darah meningkat.

Ini memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan stres akut. Proses ini kemudian mempercepat penipisan sel induk yang menghasilkan melanin dalam folikel rambut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved