Menakar 70 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia

Pada 3 Februari 2020 ini genap 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia Rusia yang dimulai tahun 1950.

Menakar 70 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia
istimewa
Dubes RI untuk Rusia dan Belarus M Wahid Supriyadi 

Menakar 70 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia

Oleh: M Wahid Supriyadi *)

BANYAK pihak di Indonesia yang tidak mengetahui bahwa Rusia adalah sebuah negara multi-kultural yang terdiri dari sekitar 120 suku bangsa (mereka menyebut nationalities) dengan berbagai ragam bahasa dan budaya.

Walaupun mayoritas beragama Kristen Ortodoks, sekitar 14 persen atau sekitar 24 juta penduduknya adalah penganut agama Islam, mungkin yang terbesar di daratan Eropa.

Beberapa negara bagian seperti Tatarstan, Dagestan, Chechnya dan Bashkortostan mayoritas penduduknya beragama Islam.

Sejak runtuhnya Uni Soviet, sekitar 8.000 masjid telah didirikan dan menjadikan Islam sebagai agama yang paling pesat pertumbuhannya di Rusia.

Ada cerita menarik. Pada tahun 988, Prince Vladimir yang juga dikenal sebagai Grand Prince of Kiev and All Russia, sebelum menentukan Kristen Ortodoks sebagai agama negara, beliau telah mempertimbangkan Islam dan Judaisme sebagai pembanding.

Islam kemudian tidak diterima karena melarang minum alkohol, sementara Judaisme karena dinilai tidak berhasil mendorong kaum Yahudi mengambil tanah kelahirannya.

Islam ketika itu banyak dianut oleh masyakat di Volga Bulgars (saat ini negara bagian Tatarstan).

Islam sendiri sebenarnya sudah masuk Rusia sekitar 10 tahun setelah Nabi wafat.

Halaman
1234
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved