Waspadai Gejala Awal Kanker Paru, Termasuk Batuk Terus-menerus
Badan Penelitian Kanker Internasional (IARC) mencatat sekitar 61,4 persen kematian terjadi di kawasan Asia Pasifik akibat kanker paru.
Bila sudah memasuki tahap ini, ada baiknya segera berkonsultasi mengenai kondisi tersebut ke dokter.
• Jelang Galungan, Cabai dan Bawang Putih Naik, Disperindag Bali Gelar Pasar Murah
• The Jakmania Kini Punya Ketua Umum Baru Hasil Pemilu Raya, Ini Harapan Bambang Pamungkas
2. Sesak napas
Sebagai salah satu organ vital pernapasan, paru-paru memiliki tugas yang sangat penting dalam memompa udara yang masuk ke dalam tubuh.
Jika organ ini bermasalah, tentu saja gangguan pernapasan tak dapat dihindari.
Pada kasus gejala kanker paru, sesak napas bisa berasal dari tumor yang menghalangi aliran udara.
Hal ini juga dapat berasal dari akumulasi cairan di dada yang mendorong atau menekan paru-paru sehingga kekurangan udara.
Oleh karena itu, jika seseorang tiba-tiba merasa terengah-engah dan sulit bernapas saat tidak melakukan apa-apa, bisa jadi itu adalah gejala kanker paru.
3. Nyeri dada
Selain menjadi tanda serangan jantung, nyeri dada juga menjadi salah satu gejala kanker paru yang kerap ditemui.
Tandanya, seseorang akan sering merasa sakit di dada, punggung, hingga bahu.
Terkadang, rasa nyeri atau sakit itu bisa disertai rasa sesak di dada.
4. Suara serak
Kanker paru juga kerap menyerang pita suara seseorang.
Hal ini mengakibatkan suara akan menjadi serak.
Pasalnya, pada kasus ini tumor telah menyerang atau menekan sebagian besar saraf pita suara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kanker-paru-ilustrasi.jpg)