Waspadai Gejala Awal Kanker Paru, Termasuk Batuk Terus-menerus
Badan Penelitian Kanker Internasional (IARC) mencatat sekitar 61,4 persen kematian terjadi di kawasan Asia Pasifik akibat kanker paru.
TRIBUN-BALI.COM – Kanker paru membunuh hampir 1,8 juta orang di seluruh dunia pada 2018.
Fakta yang lebih mengejutkan lagi, Badan Penelitian Kanker Internasional (IARC) mencatat sekitar 61,4 persen kematian terjadi di kawasan Asia Pasifik.
Data tersebut juga mengungkapkan bahwa 59,3 persen dari kasus tersebut ditemukan di wilayah Asia Pasifik.
Di seluruh negara anggota ASEAN, Global Cancer Observatory mencatat total 113.105 kasus baru kanker paru.
Kanker paru juga merenggut 100.656 jiwa di wilayah itu pada 2018.
• Deretan Gangguan Mental Paling Aneh dan Langka, Ada yang Merasa Dirinya Berjalan sebagai Mayat
• Tak Didaftarkan di AFC Cup, Bachdim Tak Berkutik: Siapa Yang Berani Sama Coach Teco, Dia Adalah Bos
• Jangan Diremehkan, 5 Masalah Kesehatan Ini Dapat Dipicu dari Rasa Kesepian
Biasanya, kanker paru tak akan menampakkan gejala yang serius hingga tahap menengah, hanya gejala ringan pada masa awal.
Inilah yang terkadang menjadi masalah serius karena telat terdeteksi.
Namun, ternyata ada beberapa gejala kanker paru yang dapat diamati sehingga penderita bisa langsung memeriksanya ketika merasakan gejala tersebut.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai gejala kanker paru, simak ulasan Kompas.com di bawah ini.
1. Batuk terus-menerus
Batuk secara terus-menerus merupakan gejala yang cukup banyak ditemui bagi penderita kanker paru.
Biasanya, batuk disebabkan oleh sesuatu layaknya terkena flu atau alergi.
• Mesin Pompa di Sumber Mata Air Guyangan Rusak Disambat Petir, 4 Desa di Nusa Penida Terdampak
• Yakinkan Bali Aman dari Virus Corona, Pelaku Pariwisata Usul Undang Media Internasional Diajak ke RS
• Witan Sulaiman Resmi Bergabung dengan Klub di Eropa, Bukan ke Polandia
Namun, jika batuk tak berhenti dalam kurun waktu yang cukup lama, bisa jadi itu adalah gejala awal kanker paru.
Melansir Kompas.com, Sabtu (14/5/2016), adanya kanker pada jalur pernapasan dapat mengakibatkan iritasi terhadap tenggorokan dan membuat penderita batuk terus-menerus.
Tak hanya itu, gejala kanker paru juga dapat ditemui saat penderita mengalami batuk darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kanker-paru-ilustrasi.jpg)