Mesin Pompa di Sumber Mata Air Guyangan Rusak Disambat Petir, 4 Desa di Nusa Penida Terdampak

Pihak PDAM Klungkung pun, belum bisa memastikan kapan mesin itu dapat diperbaiki dan normal kembali.

Mesin Pompa di Sumber Mata Air Guyangan Rusak Disambat Petir, 4 Desa di Nusa Penida Terdampak
Nusa Island Trip
Kondisi mesin pompa di sumber mata air Guyangan, Nusa Penida beberapa waktu. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Mesin pompa di sumber mata air Guyangan, Nusa Penida rusak akibat tersambar petir.

Hal ini mengakibatkan empat desa di Nusa Penida, mengalami gangguan distribusi air bersih.

Pihak PDAM Klungkung pun, belum bisa memastikan kapan mesin itu dapat diperbaiki dan normal kembali.

Dirut PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa menjelaskan, mesin pompa di sumber mata air Guyangan rusak setelah disambar petir, Sabtu (8/2/2020) lalu.

Ketika itu, Nusa Penida dan sekitarnya diguyur hujan cukup lebat.

Yakinkan Bali Aman dari Virus Corona, Pelaku Pariwisata Usul Undang Media Internasional Diajak ke RS

Witan Sulaiman Resmi Bergabung dengan Klub di Eropa, Bukan ke Polandia

SMA Negeri 8 Denpasar Pentaskan “Ngurug Pasih”, Beri Pesan agar Rakyat Bali Cintai Tanah Leluhur

Ketika itu pula, distribusi air bersih di empat desa yakni Desa Bunga Mekar, Klumpu, Batukandik, dan sebagian warga di Desa Sekar Taji mengalami gangguan.

"Setelah pompa rusak disambar petir itu, ada empat desa yang mengalami gangguan. Jumlah yang terdampak karena peritiwa itu sekitar 3000 pelanggan," jelas Renin Suyasa, Senin (10/2/2020).

Meskipun mengalami gangguan distribusi air bersih, ribuan pelanggan yang terdampak kerusakan mesin tersebut dipastikan tetap akan dilayani oleh PDAM.

Pemkab Gianyar Tak Berikan Dana Ogoh-Ogoh, Mahayastra: Supaya Ada Pengalaman Berorganisasi

BPJS Kesehatan Jamin Penuh Biaya Kesehatan Sulinggih Ida Pedanda Gede Ketewel Warga Klungkung

Sepak Terjang Cok Putri Swandewi di Bangli, Perawat Cantik yang Jadi DPO Polda Bali

Warga di 4 desa itu secara bergantian, nantinya akan mendapatkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki milik PDAM yang ada di Nusa Penida.

Suyasa menegaskan, sepanjang masih ada permintaan air dari masyarakat, maka dropping air terus akan dilakukan.

Meskipun nanti distribusi air bersih akan dilakukan secara bergantian.

Hindari Kupva BB Tak Berizin, Bank Indonesia Sosialisasi dan Ajak Kerja Sama Masyarakat Ubud

Selama 16 Hari Operasi Antik 2020 Digelar, Polresta Denpasar Meringkus 20 Orang Tersangka

 

Sementara terkait perbaikan alat yang rusak, pihak PDAM Klungkung pun telah berkoordinasi dengan
Balai Wilayah Sungai (BWS).

Terlebih, mesin panel tersebut menjadi kewenangan BWS.

Saat ini, proses perbaikan sudah dilakukan, namun belum dapat dipastikan kapan rampung.

"Target perbaikan tergantung kondisi di lapangan. Kami belum bisa memastikan. Yang jelas sekarang masih dalam proses perbaikan. Nanti kita tunggu hasil BWS-nya dulu, karena ini masalah panel," ungkap Suyasa. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved