Tak Hanya Mepatung, Pemkab Badung juga Buat Acara Makan Daging Babi Bersama

Pihak Pemkab Badung mengatakan tidak hanya kegiatan mepatung, namun Badung juga akan menggelar makan daging babi bersama.

Tak Hanya Mepatung, Pemkab Badung juga Buat Acara Makan Daging Babi Bersama
net
(ilustrasi) Penjual daging babi

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Di tengah kasus babi mati mendadak yang semakin merambat di beberapa wilayah di Badung, pemerintah setempat akan melakukan kegiatan menyantap daging babi secara bersama-sama.

Kegiatan santap daging babi pun akan dilakukan Jumat (14/2/2020), usai pelaksanaa Krida.

Kegiatan makan daging babi itu disebut-sebut sebagai upaya kampanye bahwa daging babi aman dikonsumsi sepanjang pengolahannya benar.

Pemkab Badung pun mengimbau supaya masyarakat tidak terpengaruh isu kematian babi yang belakangan marak terjadi.

Otoritas Bali Lakukan Contact Tracking Lacak Lokasi Kepergian WNA China Positif Corona Saat di Bali

MotoGP 2020: Gara-gara Ini Repsol Honda Harus Kehilangan Marc Marquez

Garuda Indonesia Buka Kesempatan Kerja Sama dengan Seluruh Agen Travel Haji Khusus dan Umrah  

Kepala Dinas Peternakan dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana tak menampik hal itu.

Pihaknya mengatakan tidak hanya kegiatan mepatung, namun Badung juga akan menggelar makan daging babi bersama.

“Kampanye daging babi aman dikonsumsi menurut rencana bakal dilaksanakan, Jumat (14/2/2020) di Wantilan Jaba Pura Lingga Buana, Puspem Badung,” ujarnya kamis (13/2/2020).

Pembawa 20 Kg Sabu dan 18 Ribu Ekstasi Divonis Mati, Terdakwa Menangis, Si Ibu Histeris

Suku Bunga KUR 2020 Jadi 6 Persen, Kepala DJPb Bali Paparkan Skema Penyaluran KUR  

Bali United Dapat Sponsor dari Produk Perawatan Kulit Selama 2 Tahun,Bakal Nempel di Jersey Utama

Ia pun mengaku, kampanye tersebut adalah kegiatan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan peternak babi tentang keamanan mengonsumsi daging babi.

Sehingga Pemkab Badung juga akan melakukan kampanye konsumsi daging babi.

Mantan Kabag Organisasi dan tata Laksana Setda Kabupaten Badung itu mengatakan pada kegiatan tersebut dijadwalkan bakal dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Badung.

“Kami sudah mohon kehadiran, pimpinan, ketua DPRD, Sekda, Kepala OPD, Camat se-Badung, organisasi kewanitaan, Gabungan Usaha Peternakan Babi Indonesia (GUPBI), dan para peternak,” jelasnya.

3 Siswa SMP Tendang dan Pukuli Seorang Siswi Berulang Kali, Begini Nasibnya Kini

Polres Badung Temukan Motif Baru Transaksi Narkoba, Tempel Sabu di Dalam Toko Modern

Lanjut dikatanakan, selain melaksanakan santap daging babi bersama-sama guna meyakinkan masyarakat bila daging aman dikonsumsi, Pemkab Badung juga sudah mengeluarkan instruksi kepada seluruh OPD untuk mepatung dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Ini sebagai wujud simpati kepada peternak kita yang dalam situasi sulit,” tegasnya.

“Melalui kegiatan mepatung ini pula diharapkan permintaan daging babi tidak turun secara drastis, sehingga peternak tidak terlalu rugi,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa mengeluarkan Surat Edaran (SE), Nomor: 524.3/1037/Sekret/Diperpa tentang Himbauan Pemotongan Bali. Dalam SE yang dikeluarkan, meminta supaya OPD di Lingkungan Pemkab Badung membeli babi dari peternak dengan harga kisaran Rp 25.000 sampai Rp 28.000 ribu per kilogram. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved