Hikikomori, Penyakit Aneh di Jepang yang Bikin Takut Bertemu Orang Lain
Penyakit ini membuat penderitanya mengurung diri di kamar selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Nomor ponselnya juga susah untuk dihubungi. Di media sosial pun tidak ada "update-an".
Pokoknya, mereka benar-benar menghilang dari kehidupan teman-teman yang dulu mereka kenal.
Kenapa Seseorang Bisa Menderita Hikikomori?
Seseorang bisa mengalami hikikomori karena punya pengalaman buruk atau tekanan yang besar.
Gagal mendapat juara kelas dan dipaksa masuk sekolah yang tidak diinginkan, itu adalah dua hal yang bisa membuat seseorang menderita hikikomori.
• Apakah Transgender Berkaitan dengan Gangguan Jiwa?
• Selain Bisa Membaca, Berikut Deretan Manfaat Mendongeng untuk Anak
Anak Laki-laki
Penyakit hikikomori lebih banyak diderita oleh anak laki-laki. Kenapa?
Itu karena anak laki-laki di Jepang mendapat lebih banyak tekanan dan masalah.
Karena hal itu, hikikomori pun lebih banyak diderita anak laki-laki, daripana anak perempuan.
Apakah Hikikomori Bisa Disembuhkan?
Penyakit hikikomori bisa disembuhkan, namun bukan dengan obat.
Penderita penyakit ini hanya bisa disembuhkan dengan terapi bersama psikologis.
Selain itu, penderitanya juga harus punya keinginan untuk sembuh. Kalau tidak, penyakit itu akan susah untuk disembuhkan.
Menyeramkan juga, ya, penyakit hikikomori ini. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Penyakit Tak Biasa di Jepang Ini Buat Penderitanya Takut Bertemu Orang Lain
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-anak-laki-laki-yang-sedang-menangis.jpg)