Motor Siswi SMP Dimutilasi, Roda dan Kenalpot Hilang

Motor itu berhasil ditemukan di sebuah gang kecil, bersebelahan dengan kosnya, dalam kondisi kedua roda dan knalpotnya hilang.

Motor Siswi SMP Dimutilasi, Roda dan Kenalpot Hilang
tribun bali/ ratu ayu desiani
Motor ditemukan di gang sempit tapi rodanya hilang.

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus mutilasi sepeda motor terjadi di Jalan Bisma Barat, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Jumat (14/2/2020).

Motor Honda Scoopy DK 3916 UAC milik Kade Rosita Dewi (15) ditemukan terparkir di sebuah gang, dalam kondisi knalpot dan kedua rodanya hilang.

Ditemui di lokasi kejadian, salah seorang warga bernama Wayan Pama menuturkan, kejadian ini baru diketahui oleh korban sekitar pukul 06.30 Wita.

Setahu Pama, motor itu mulanya diparkir oleh korban di halaman kosnya, Jalan Parikesit II Nomor 24.

Kemudian saat hendak berangkat ke sekolah, korban tidak menemukan motornya di halaman kos.

Praktis siswi yang masih duduk di bangku SMP itu panik, lalu bergegas melakukan pencarian.

Hingga akhirnya motor berwarna coklat-hitam miliknya itu berhasil ditemukan di sebuah gang kecil, bersebelahan dengan kosnya, dalam kondisi kedua roda dan knalpotnya hilang.

"Motor awalnya diparkir oleh korban di dalam kos. Kemungkinan saat malam hari motor itu dibawa keluar oleh pencuri, lalu kedua roda dan knalpotnya dicuri," terang Pama.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya ketika dikonfirmasi membenarkan kasus mutilasi sepeda motor itu.

Namun hingga berita ini ditulis, korban belum melaporkan kejadian itu ke Mapolres Buleleng.

Iptu Sumarjaya pun tidak menampik, tindakan pencurian dengan mempreteli onderdil motor ini merupakan modus baru.

Untuk melacak barang buktinya juga cukup sulit, lantaran di bagian roda maupun knalpot motor tidak terdapat nomor seri.

Oleh karena itu, Iptu Sumarjaya berharap kepada masyarakat yang mengetahui kejadian ini, memberikan keterangan di polisi sebagai bahan penyelidikan.

"Kami sudah rutin menggelar patroli. Namun pemilik kos juga kami harap bisa membantu kami meningkatkan pengamanan di kosnya masing-masing. Demikian dengan penghuni kos, diharapkan untuk memarkirkan kendaraannya dengan baik, dan selalu dikunci stang," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved