Ini Tips dari Dokter untuk Pasangan Baru Menikah yang Ingin Segera Dapat Momongan
Tak jarang anugrah itu tak segera datang dan membutuhkan waktu yang bertahun-tahun untuk menunggunya.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Huda Miftachul Huda
Sedangkan untuk program hamil normal, ada beberapa saran yang diberikan.
Misalnya pada masa subur dianjurkan dua hari sekali melakukan hubungan seksual.
Untuk waktu berhubungan boleh saja pagi, siang, sore atau malam, tergantung kapan waktu yang memungkinkan untuk pasangan tersebut melakukannya.
dr. Anastastika menambahkan, semua itu harus sesuai dengan jadwalnya.
Misalkan saja jadwal pertama pagi hari, lalu dua harinya juga pagi.
Jika jadwal pertama pagi, dua hari kemudian malam sehingga menyebabkan jeda yang lama dan kemungkinan hamilnya sangat kecil.
Sedangkan untuk pasangan yang baru saja menikah setahun, kehamilan umumnya terjadi pada enam bulan pertama pernikahan.
Lalu sebanyak 30% hamil dalam 3 bulan pertama pernikahan dan 50% hamil pada 5 bulan pernikahan.
dr Anastastika juga menyarankan, agar pasangan muda yang baru saja menikah segera honeymoon atau bulan madu.
Apabila terjadi masalah seperti kesulitan hamil, pasangan tetap harus mencari solusi bersama pasangan secepat mungkin.
Serta memeriksakan kesuburan agar lebih cepat terkontrol.
Bayi Tabung
Sedangkan untuk program Teknik Reproduksi Berbantu, yaitu hamil dengan program bayi tabung dan inseminasi, RSIA Puri Bunda sendiri sudah membentuk unit layanan Reproduksi Wija Insan Nugraha (WIN) yang bertujuan membantu memberikan solusi kepada pasangan yang memiliki masalah pada reproduksi.
Sejak tahun 2017 hingga tahun 2019, pasien yang menggunakan unit layanan tersebut meningkat sebanyak 200%.
Selain itu, unit layanan ini juga didukung oleh peralatan dengan tekhnologi terbaru dan terkini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/seminar-mengenai-kesuburan-pasangan.jpg)