Denpasar Target 22 Persen Warga Lakukan Sensus Online
Jika belum sempat atau tak bisa melakukan sensus online maka nantinya akan dilaksanakan sensus dengan metode wawancara.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tahun 2020 ini, pemerintah melaksanakan sensus penduduk yang ketujuh.
Sensus ini dilaksanakan dengan dua sesi yakni sensus penduduk online dan sensus penduduk dengan metode wawancara.
Jika belum sempat atau tak bisa melakukan sensus online maka nantinya akan dilaksanakan sensus dengan metode wawancara.
Sensus online dilaksanakan pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPS Kota Denpasar, Eman Sulaiman saat memberikan pendampingan sensus online di Presroom Pemkot Denpasar, Senin (24/2/2020) siang.
• Kedutaan Besar Inggris Adakan Seminar Digital bagi Pengusaha Perempuan dan Kelompok Penyandang Cacat
• Evakuasi PMI di Diamond Princess Tergantung Lobi Pemerintah Indonesia ke Jepang
• Sejak Jadi Tukang Gali Kubur, Kehidupan Faoji Berubah, Awalnya Sering Mimpi Menakutkan
Eman mengatakan jika masyarakat yang memiliki KK baru setelah Juni 2019 dipastikan tak bisa melakukan sensus online.
Hal ini karena pada sistem yang digunakan yakni data hingga Juni 2019.
"Bisa gunakan KK yang lama, kalau misalnya tetap gagal nanti lakukan sensus saat sesi wawancara pada bulan Juli 2020 nanti," katanya.
Untuk target masyarakat Kota Denpasar melakukan sensus online sama dengan target nasional yakni 22 persen.
• Karyawannya Terinfeksi Virus Corona, Pabrik Samsung Galaxy Z Flip di Korea Ditutup Sementara
• 3 Warga Jembrana Digigit Anjing Positif Rabies
• Korea Selatan Naikkan Status Waspada Virus Corona Menjadi Red Alert, Ada 763 Kasus
"Secara nasional, ini baru ya untuk online dan berkaca pengalaman negara lain yang melakukan sensus online 22 persen, sehingga kami di Denpasar masih kisaran 22 persem. Syukur bisa 50 hingga 60 persen," imbuhnya.
BPS Denpasar juga membuka gerai sensus online di Mal Pelayanan Publik Sewaka Dharma Lumintang.
"Masyarakat bisa melakukan sensus di sana dan akan dibimbing, namun harus membawa kartu keluarga," katanya.
Jika ada yang belum paham juga bisa menghubungi call center (0361) 418770 atau di WA 081220207051.
Jika ada kelompok masyarakat atau kelompok profesi yang butuh pendampingan juga bisa menghubungi pihak BPS.
• BREAKING NEWS - Warga Banjar Celuk Kapal Geger, Temukan Orok Dibungkus Kresek Merah
"Namun kami tak bisa melayani jika satu dua orang karena petugas kami hanya 18 orang. Nanti jika sudah tahu caranya bisa meneruskan dan membimbing kerabat ataupun tetangga," katanya.
Pihaknya juga mengadakan sosialisasi di masing-masing kecamatan dengan mengundang perbekel maupun lurah.
Nantinya perbekel dan lurah melakukan sosialisasi kepada kaling maupun kadus yang selanjutnya diteruskan kepada masyarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelaksanaan-sensus-online.jpg)