Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kru Kapal Diamond Princess Asal Bali

Evakuasi PMI di Diamond Princess Tergantung Lobi Pemerintah Indonesia ke Jepang

Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang berada di kapal pesiar Diamond Princess ingin segera pulang.

Tayang:
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Crew kapal Diamond Princess meminta pemerintah segera memulangkan mereka, terkait penyebaran virus corona di kapal tempat mereka bekerja. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang berada di kapal pesiar Diamond Princess ingin segera pulang.

Kapal pesiar tersebut dikabarkan diterjang wabah virus korona saat bersandar di Perairan Yokohama Jepang.

Namun nyatanya, evakuasi ini tidak serta merta bisa dilakukan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) I Dewa Nyoman Budiasa mengatakan, bahwa evakuasi ini tergantung lobi-lobi antara pemerintah Indonesia dengan Jepang.

WHO dan Ilmuwan Khawatir Munculnya Mutasi Baru Virus Corona di Kapal Diamond Princess

Karyawannya Terinfeksi Virus Corona, Pabrik Samsung Galaxy Z Flip di Korea Ditutup Sementara

3 Sarana Investasi Menguntungkan dan Mudah Buat Para Investor yang Memiliki Modal Kecil

Dirinya menuturkan, walaupun terjadi evakuasi hari ini misalnya, harus tetap mengikuti mekanisme sesuai dengan arahan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Saat ini, menurutnya, pemerintah masih memikirkan proses evakuasinya, apakah melalui jalur laut atau diterbangkan.

Menurutnya, yang memutuskan nasib ABK di sana sebenarnya merupakan keputusan bersama, yakni antara pemerintah Indonesia dengan Jepang serta berkoodinasi dengan otoritas pelabuhan di Yokohama.

"Tapi kalau mereka diinyatakan aman untuk dievakuasi pasti akan dievakuasi," tuturnya.

Puluhan Pekerja Asal Bali Berada di Diamond Princess, KPI Minta Manning Agencies Lapor ke Disnaker

BREAKING NEWS: Kebakaran Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta

Cek IMEI HP dan Statusnya di Kemenperin, Handphone Android & iPhone Begini Langkahnya, Link di Sini

Dirinya menuturkan, penumpang dalam kapal tersebut memang sudah dievakuasi, namun Anak Buah Kapal (ABK) masih berada di dalam kapal.

Jika dalam situasi kegawatdaruratan, sesuai dengan prosedur memang penumpang yang harus didahulukan atau diprioritaskan.

Sementara ABK menjadi satu awak dengan kapalnya.

"Jadi sebenarnya dia (ABK) yang seharusnya memberikan service kepada passenger," tuturnya.

Ia menjelaskan, bahwa pertama kali yang terkena virus korona dalam kapal Diamond Princess tersebut adalah penumpangnya.

Keluarga Kru Kapal Diamond Princess Asal Bali Cemas dan Berharap Segera Dievakuasi, Begini Sebabnya

Penipu Villa Putri Arab Saudi di Bali Tertangkap, Anaknya Sendiri Yang Jadi Informan

Menurutnya, berita terakhir di media mengatakan, ada sekitar tiga hingga empat orang ABK Indonesia yang ikut terinfeksi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved