Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kepala Desa Perenan Sebut Akses Jalan Tikus Menuju Pererenan Sering Ada Penjambretan dan Begal

Kepala Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Made Rai Yasa mengungkap bahwa akses jalan pintas yang menghubungkan antara Canggu-Pererenan sering dimanfaatka

Tayang:
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dok
Warga memasang spanduk larangan kendaraan roda empat melintas di Jalan Shortcut Tibubeneng-Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (2/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG- Kepala Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Made Rai Yasa mengungkap bahwa akses jalan pintas yang menghubungkan antara Canggu-Pererenan sering dimanfaatkan para pelaku kejahatan.

Itu sebabnya, mulai hari ini Kamis (27/2/2020), jalan tikus itu dibatasi.

Pengendara dilarang menggunakan jalan pintas tersebut mulai pukul 23.00 wita sampai pukul 05.00 wita.

Bagi pengendara yang sudah telanjur masuk kawasan pererenan pada waktu tersebut, diharapkan menggunakan akses jalan utama.

Tahun Ini Sampah Plastik Berkurang, Berikut Derah yang Sumbang Sampah ke Pantai Kuta

BBPOM Adakan Program Limao (5-O) untuk Edukasi Masyarakat, Tanyakan Ini Sebelum Beli Obat

Jual Teman Via WhatsApp (WA) Ke Pria Hidung Belang Rp 700 Ribu, Mahasiswi Jembrana Ngaku Baru Sekali

"Sebelumnya sering ada penjambretan, begal, tindak kriminal yang tidak kita inginkan. Makanya demi menjaga keamanan dan agar mempermudah mengontrol, kami batasi," kata Kepala Desa Pererenan, Made Rai Yasa kepada Tribun Bali

Kamis pagi tadi, sejumlah tim Pengaman Desa (Pemdes) Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Bali mulai memasang rambu-rambu larangan memasuki jalur tikus yang menghubungkan antara Canggu dan Pererenan. 

Ini Pengakuan Ayah Kandung yang Tega Bunuh Delis, Siswi SMP yang Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

700 Petugas Dikerahkan Atasi Sampah Kiriman di Sepanjang Pantai Pererenan Hingga Jimbaran

Ada tiga buah rambu yang dipasang, di antaranya di simpang tiga sebelah selatan Pura Dalem Padonan Pererenan, di pertengahan Shortcut Canggu-Pererenan, dan di ujung jalan Sempol Pererenan. 

Masyarakat lokal dan wisatawan diharapkan mematuhi rambu-rambu tersebut demi keamanan dan keselamatan melintas di daerah pererenan

"Intinya pemasangan tersebut untuk memudahkan mengontrol, baik pendatang dan wisatawan yang ada di desa pererenan," kata Made Rai Yasa. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved