Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Perubahan Status STPBI Menjadi IPB Internasional, Kampus Perkenalkan 2 Prodi Baru

Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) resmi mengukuhkan status barunya menjadi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Inten

Tayang:
Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ni Kadek Rika Riyanti
Serah terima SK oleh Kepala LL Dikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si (kiri) kepada Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Dr. Drs. I Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA (kanan) di ruang Auditorium Kampus STPBI, Jalan Kecak No. 12 Gatsu Timur, Denpasar, Kamis (27/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) resmi mengukuhkan status barunya menjadi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Intenasional).

Acara Serah Terima Surat Keputusan Perubahan Bentuk STPBI menjadi IPB Intenasional ini bertempat di ruang Aula Kampus STPBI, Jalan Kecak No. 12 Gatsu Timur, Denpasar, Bali, Kamis (27/2/2020).

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. melaui acara resmi ini, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 120/M/2020 kepada Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Dr. Drs. I Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA.

“Izin perubahan bentuk STPBI menjadi IPB telah datang, semoga perguruan tinggi ini menjadi hebat dan bermartabat,” harap Dasi Astawa dalam sambutannya di depan hadirin yang datang, Kamis (27/2/2020).

Kepala Desa Perenan Sebut Akses Jalan Tikus Menuju Pererenan Sering Ada Penjambretan dan Begal

Tahun Ini Sampah Plastik Berkurang, Berikut Derah yang Sumbang Sampah ke Pantai Kuta

Sikapi Penghentian PHR Pusat, Pemprov Bali Akan Lakukan Rapat Koordinasi dengan Kabupaten & Kota

Dasi Astawa melalui sambutannya, mengatakan sangat senang dan bangga menyerahkan SK Perubahan Bentuk STPBI menjadi IPB Bali ini kepada yayasan.

Dirinya pula menambahkan bahwa IPB merupakan satu-satunya institut pariwisata yang ada di Bali.

Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Dr. Drs. I Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. mengungkapkan rasa bahagianya karena secara formal sekali lagi sudah diserahkan SK perubahan bentuk STPBI menjadi IPB Internasional ini.

“Kami dari yayasan akan berkomitmen dalam mendukung fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh institusi, termasuk juga sumber daya manusia (SDM) yang bisa membantu nantinya proses belajar-mengajar agar dapat berjalan dengan baik dan mempunyai kualitas yang maksimal,” ujar Gede Astina.

Evaluasi Teco di Laga Bali United Lawan Svay Rieng, Sebut Pemain Sering Buat Kesalahan & Wasit

Ini Pengakuan Ayah Kandung yang Tega Bunuh Delis, Siswi SMP yang Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Terus Meningkat, Pernikahan Dini di Karangasem Mencapai 2.000 Pasangan Per Tahun

Dirinya pula menjanjikan, akan membantu pembangunan fasilitas seperti infrastruktur bangunan, gedung-gedung, dan sebagainya.

“Itu semua akan kami tambahkan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada, serta fasilitas lain akan dibantu,” ucapnya.

Rektor STPBI Dr. I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA menuturkan dengan adanya peningkatan status institusi dari sekolah tinggi menjadi institut memerlukan kerja keras dan merupakan tugas yang cukup berat bagi institusi. Ia juga mengatakan, bersamaan dengan adanya perubahan status ini, IPB Internasional juga mengenalkan dua program studi (prodi) baru.

“Kami dari pihak institusi harus menambah dua prodi agar memenuhi syarat, ini merupakan tugas yang cukup berat. Dua prodi yang dibuka ini kan belum dikenal masyarakat, jadi tugas utama kami untuk mengenalkan prodi ini kepada seluruh masyarakat tidak hanya di Bali, tapi juga di luar Bali,” ungkap Made Sudjana kepada awak media.

BREAKING NEWS! 2 Pengeroyok di Gatsu Denpasar Minta Maaf Sambil Ucapkan Selamat Hari Raya Kuningan

Eliel yang Meninggal di Kolam Renang Ternyata Peselancar, Suka Surfing di Pantai Yeh Sumbul Jembrana

“Ini yang pertama kan meyakinkan cukup sulit karena belum ada alumni dan belum ada yang kuliah, tapi kami akan berusaha untuk terus menggaungkan ini ke seluruh Indonesia, sehingga masyarakat akan tahu bahwa kami memiliki prodi yang baru ini. Ke depannya kami harus meyakinkan masyarakat bahwa prodi ini betul-betul akan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan industri,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved