Senator Anak Agung Gde Agung Serap Aspirasi Pekerja Pariwisata Bali
Ia berharap aspirasi yang diperoleh dari Bali dibahas dalam Sidang Paripurna dan diterima untuk dijadikan kajian dalam pembahasan RUU Cipta Kerja
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Senator atau Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Bali, Anak Agung Gde Agung berupaya memperoleh masukan dari para pekerja di sektor pariwisata di Bali. Gde Agung langsung menemui pengurus pekerja pariwisata di Bali, di antaranya Ketua Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP-Par)- Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bali Putu Satyawira Marhaendra yang didampingi pengurus dan anggota lainnya.
• Kunjungi Bandara I Gusti Ngurah Rai, DPD RI Apresiasi Layanan Bandara
• Juklak dan Juknis UN 2020 Belum Diterbitkan, Gde Agung Akan Sampaikan ke Pusat
Pertemuan berlangsung di Gedung Sekretariat Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Bali, di Jalan Gurita, Denpasar, Rabu (04/03/2020). Langkah ini sebagai upaya “jemput bola” menyerap aspirasi untuk menyikapi isi Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja.
• DPD Usulkan Bali Dapat Dana Perimbangan Keuangan dari Pariwisata
• Ini Dampak Jika RUU Provinsi Bali Disahkan Versi Senator Gde Agung
Kepada Tribun Bali, Kamis (05/03/2020), Gde Agung menjelaskan, aspirasi pekerja tersebut akan disampaikan dalam Rapat Komite III DPD RI. Ia berharap aspirasi yang diperoleh dari Bali dibahas dalam Sidang Paripurna dan diterima untuk dijadikan kajian dalam pembahasan RUU Cipta Kerja antara DPR dan eksekutif.
• DPD RI Temui Gubernur Koster, UU Provinsi Bali Diajukan Awal Desember
“Kami di Komite III DPD yang tugas dan fungsinya membidangi ketenagakerjaan. Juga sebagai representasi masyarakat dan daerah, memberikan perhatian besar terhadap RUU Cipta Kerja ini,” ujar Bupati Badung periode 2005–2010 dan 2010–2015 ini.
• Upah Minimum Kota Bisa Rontok, KSPI Ungkap 9 Kerugian RUU Cipta Kerja bagi Kalangan Buruh
• AA Gde Agung Ungkap Kondisi Risma di Rumah Sakit, Sebut Kian Membaik
Gde Agung sebelumnya, telah meminta masukan dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Ia sengaja meminta masukan dari para pekerja pariwisata karena Bali memiliki kekhususan di sektor pariwisata. Rencananya, upaya “jemput bola” akan dilanjutkan dengan bertemu unsur pengusaha pariwisata.
Agar harapan para pekerja pariwisata di Bali, bisa masuk dalam pembahasan RUU Cipta Kerja, Gde Agung berharap ada sinergi dari anggota DPR dan DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali lainnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dpd-ri-gde-agung.jpg)