Bali Paradise
Belajar Otodidak, Agung Nana Mahir Masak Makanan Khas Korea
Anak Agung Gde Bagus Jaya Pramana tak pernah belajar khusus tentang memasak makanan Korea, Hobi memasak dan bakatnya juga merupakan warisan
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
“Ini harga sebelum diskon,” imbuhnya.
Paket juga include dengan makanan pembuka, seperti kimchi, macaroni, salad, hingga wakame.
“Ini bisa direfill sampai 3 kali lah,”sebutnya.
Mulai dikenal, banyak warga lokal mulai datang makan di Sejong.
Selain biasanya diramaikan oleh ekspatriat dari Jepang, dan turis asli Korea yang liburan ke Pulau Dewata.
“Ya harapan lokal banyak yang datang,”ujarnya.
Ia berencana akan join dengan travel agent kedepannya.
Sementara, saat ini kedatangan masih tak menentu, kadang sepi dan kadang ramai.
“Seperti saat Galungan, rame yang datang, tapi sejak virus Corona sepi lagi,” katanya.
Ia mengaku, sejak maraknya isu virus Corona pengunjung mulai berkurang.
Harga beberapa bahan pokok seperti bawang bombai pun melonjak tajam, dan ini cukup menyulitkan bisnis kuliner.
Apalagi menu masakan ala Korea, Jepang dan China kerap menggunakan bawang bombai.
Kondisi bisnis pun melesu, dan ia berharap semua ini akan berakhir sehingga warga kembali berwisata kuliner. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/agung-nana-saat-menyajikan-makanan-di-sejong-restoran-korea.jpg)