Breaking News:

Corona di Indonesia

WNA Positif Corona Dikabarkan Pernah Menginap di Jimbaran Bali, Ini Bantahan Pihak Hotel

Pihak Four Seasons Hotel Jimbaran membantah bahwa pasien positif Corona yang meninggal tersebut pernah menginap di sana.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - RSUP Sanglah menggelar simulasi terkait penanganan virus corona, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Meninggalnya WNA positif corona (Covid-19) di RSUP Sanglah yang diumumkan oleh pemerintah pada Rabu (11/3/2020) mengejutkan publik Bali.

Sebab, sebelumnya pemerintah hanya mengumumkan jumlah keseluruhan kasus positif corona di Indonesia secara umum, tanpa menyebut di mana pasien positif corona tersebut dirawat.

Barulah ketika Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra memberikan penjelasan kepada awak media pada Rabu (11/3/2020), publik Bali mengetahui bahwa ada pasien positif Covid-19 dan meninggal di RSUP Sanglah Bali.

Di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin, Jubir Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, menyatakan pasien ini masuk dalam kasus ke-25 dan termasuk dalam imported case atau terinfeksi virus dari luar Indonesia.

Selepas pengumuman kematian kasus positif corona itu, publik Bali kembali dibuat bertanya-tanya ihwal aktivitas pasien tersebut selama berada di Bali.

RSUP Sanglah Hampir Setiap Hari Kedatangan PDP Virus Corona Atau Covid-19, Kini Ada 12 Orang

BREAKING NEWS: 2 Perawat RSUP Sanglah Dalam Pengawasan Virus Corona

Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Jadi 34 Kasus, Kenali 3 Tingkatan Status terkait Virus Corona

Diketahui, WNA Inggris yang meninggal karena terjangkit Corona itu masuk ke Bali pada 29 Februari 2020 bersama suami dan empat orang anaknya.

Adapun riwayat penyakit yang telah dibawa pasien ini antara lain diabetes militus, darah tinggi, hipertiroid, dan penyakit paru.

Selanjutnya pada 3 Maret 2020 pasien mulai mengalami demam dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Badung.

Karena diduga mengalami gejala mirip Corona, pasien lalu dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar, pada 9 Maret 2020.

Perawatan yang dilakukan di ruang isolasi sudah sesuai dengan protap atau prosedur penanganan pasien.

Media Inggris standard.co.uk melaporkan, WNA Inggris yang merupakan perempuan berusia 53 tahun itu berada di Bali dengan suami dan empat anaknya.

Disebutkan pula bahwa WNA tersebut menginap di Four Seasons Hotel.

Media asing lainnya, The Guardian, juga menyebut bahwa wanita itu sedang berlibur bersama suami dan empat anaknya di Four Seasons Hotel di Bali.

Namun, pihak Four Seasons Hotel Jimbaran membantah bahwa pasien positif Corona yang meninggal tersebut pernah menginap di sana.

"Hanya suaminya saja yang menginap di Four Seasons Resort Bali, sedangkan istrinya langsung dibawa ke rumah sakit dari hotel tempat menginap sebelumnya. Sementara keempat anaknya kami tidak tahu," ungkap Assistant Public Relations Manager Four Seasons Resort Bali Joseph Ong saat dihubungi Tribun Bali via telepon, Kamis (12/3/2020).

Joseph Ong menegaskan, wanita WNA Inggris positif virus corona yang meninggal di RSUP Sanglah tersebut tidak pernah menginap di Four Seasons Resort Bali selama waktu liburannya di Bali.

Wanita tersebut jatuh sakit sebelum reservasi di Four Seasons dan langsung dibawa ke rumah sakit dari hotel tempat menginap sebelumnya.

Hanya suami WNA tersebut memang sempat menginap di Four Seasons Hotel Jimbaran pada tanggal 4-8 Maret.

Kemudian, karena sang suami yang juga tamu di Four Seasons Hotel Jimbaran ini memeriksakan diri ke rumah sakit pada 8 Maret 2020, kini telah ditempatkan di ruang isolasi untuk dilakukan penanganan.

Terkait hal tersebut Four Seasons telah mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait kemungkinan terjadinya penyebaran virus corona.

"Karyawan hotel yang kontak langsung dengan tamu tersebut untuk semnetara dikarantina di rumah, jadi mereka tidak bekerja," ungkapnya tanpa menjelaskan secara detail jumlah karyawan tersebut.

Sementara itu, Four Seasons juga telah mengirimkan rilis resmi untuk memberikan informasi yang jelas terkait tamu yang disebut-sebut sempat menginap di Four Seasons.

Berikut detail rilis tersebut:

Di Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay, keamanan dan kesehatan para tamu serta karyawan tetap menjadi prioritas utama sambari kami menanggapi situasi COVID-19 (Coronavirus) yang terus berkembang.

Pada tanggal 11 Maret 2020, badan kesehatan berwenang di Bali telah mengkonfirmasi meninggalnya seorang wanita berkewarganegaraan Inggris di Bali, yang telah dikonfirmasi positif COVID-19.

Kami turut berbelasungkawa memanjatkan doa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Bertolak belakang dengan reportase media, wanita tersebut tidak pernah menginap di Four Seasons Resort Bali selama waktu liburannya di Bali.

Wanita tersebut jatuh sakit sebelum reservasi di Four Seasons dan langsung dibawa ke rumah sakit dari hotel tempat menginap sebelumnya.

Partner bepergiannya, kemudian terdaftar dan tinggal di Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay seorang did dan tinggal di properti pada tanggal 4-8 Maret.

Dikarenakan oleh kontak sebelumnya dengan wanita tersebut, tamu ini memeriksakan did ke rumah sakit pada tanggal 8 Maret, dan telah di tempatkan di ruang isolasi sebagai salah satu Iangkah penanganan.

Individual tersebut saat ini tinggal di rumah sakit, dan sedang menunggu hasil test COVID-19.

Kami akan memberikan kabar sesegera mungkin ketika ada informasi tambahan.

Sehubungan dengan perihal ini, kami telah memberikan inforrnasi untuk para tamu yang menginap pada periode yang sama dengan tamu ini.

Para karyawan yang pernah berinteraksi langsung dengan individual ini pun, telah diarahkan untuk melakukan karantina bagi did mereka sendiri di rumah.

Four Seasons secara penuh bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan Indonesia, dan para aparatur kesehatan berwenang di Ban.

Sebelum kasus ini diinforrnasikan kepada kami, Four Seasons Resorts Bali telah meningkatkan protokol kesehatan yang sebelumnya cukup ketat mengenai cara-cara pemprosesan makanan, sanitasi, pembersihan kuman dan kebersihan kamar - kamar para tamu serta area publik.

Cairan sanitasi anti bakteri telah diletakkan di area - area di seluruh resor, dan masker juga disediakan bila para tamu membutuhkannya.

Kami mengadakan pengecekan suhu badan terhadap seluruh karyawan, dan mereka juga sudah disediakan dengan peralatan untuk memastikan bahwa semua kegiatan menggunakan protokol dan panduan kebersihan terbaru.

Kami secara teratur meninjau setiap inforrnasi dan protokol terbaru dari pakar kesehatan terkemuka dunia, serta otoritas pemerintah untuk memastikan efektivitas dari tanggapan kami. (*)

Langganan berita pilihan tribun-bali.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/TribunBaliTerkini

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved