Jangan Sembarangan, Begini Langkah Tepat untuk Pasang Masker
Masyarakat cenderung membiarkan masker memiliki celah di sekitar mulut ataupun juga menyentuh bagian luarnya.
TRIBUN-BALI.COM - Mewabahnya Virus Corona membuat harga masker melonjak tinggi.
Hal ini karena banyak orang yang berlomba-lomba membeli masker untuk melindungi diri dari infeksi virus corona.
Padahal sudah ditegaskan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, orang sehat tak perlu memakai masker.
Sesuai standar WHO, yang dianjurkan memakai masker adalah mereka yang sedang sakit.
"Yang sakit pakai masker, yang sehat tidak perlu pakai masker," tegas Terawan seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com.
• Obituari Nyoman Tusthi Eddy, Dalam Kondisi Sakit Bercita-cita Terbitkan Empat Buku
• Antisipasi Corona, Gianyar Batalkan Perayaan HUT, Rumahkan Siswa dan Liburkan Pegawai
• Dapat Bantuan Dana Ogoh-ogoh, Seka Teruna di Badung Tak di Tuntut LPJ
Namun begitu, anjuran ini tidak berlaku bagi mereka yang dekat dengan orang sakit.
Misalnya saja tenaga medis atau pun keluarga yang merawat orang sakit.
"Kecuali dia melakukan tindakan-tindakan di rumah sakit dan sebagainya sehingga dia memerlukan alat masker karena untuk menjaga sterilitas," tambahnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020) malam.
Mereka yang berinteraksi langsung dengan orang sakit diharuskan memakai masker untuk menghindari penularan.
Itu pun harus dengan cara pasang masker yang benar.
• Dapat Bantuan Dana Ogoh-ogoh, Seka Teruna di Badung Tak di Tuntut LPJ
• Terbuka untuk Umum, Banjar Dukuh Mertajati Sidakarya Adakan Pameran Sketsa Ogoh-Ogoh
• Sedang Diisolasi di Rumah? 9 Kegiatan Ini Bisa Kamu Lakukan agar Tetap Produktif
Sebab kalau tidak, upaya pencegahan kita akan sia-sia.
Oleh karena itu, Grid.ID rangkumkan untuk kamu cara pasang masker yang benar.
Seperti yang dilansir dari Tribun Manado, masyarakat pada umumnya menggunakan masker secara asal-asalan.
Masyarakat cenderung membiarkan masker memiliki celah di sekitar mulut ataupun juga menyentuh bagian luarnya.
Padahal hal-hal sepele tersebut justru dapat membawa virus yang ada di tangan menempel di wajah.
Oleh karena itu, Langkah Pertama yang harus dilakukan adalah memilik masker yang susuai dengan ukuran wajah.
• HMPS Pendidikan Seni Rupa Gelar Lomba Ogoh-ogoh Mini, Bentuk Pelestarian Seni Budaya di Bali
• Ini Identitas Pria Bule yang Meninggal di Imam Bonjol Denpasar, Datang ke Bali Demi Temui Kekasihnya
Masker yang dipakai tidak boleh kekecilan ataupun kebesaran.
Setelah itu, Langkah Kedua adalah dengan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum menggunakan masker.
Langkah Ketiga, pastikan sisi masker tidak terbalik.
Biasaya masker memiliki dua sisi yakni yang berwarna hijau dan yang berwarna putih.
Sisi hijau merupakan sisi bagian luar, sedangkan sisi putih merupakan sisi bagian dalam yang menempel pada kulit kamu.
Langkah Keempat adalah dengan memposisikan garis kawat masker di bagian hidung.
Jika kamu memakai masker tali, ikatkan tali bagian atas pada ubun-ubun kepala.
Kemudian, tarik tali bagian bawah hingga masker menutupi dagu lalu ikatkan di leher kamu.
Tapi jika kamu menggunakan masker karet, kamu hanya perlu memasangkan bagian karet tali ke daun telinga saja.
Terakhir, cubit garis kawat agar mengikuti bentuk hidung agar tidak tersisa celah antara masker dan wajah. (*)
Artikel ini telah tayang di Grid ID dengan judul "Tak Boleh Sembarangan, Begini Cara Pasang Masker yang Benar Kalau Tak Mau Tertular Virus Corona"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-pemeriksaan-masker-bandara-ngurah-rai.jpg)