Terkait Corona, Gubernur Koster Sebut 2 Alasan Bali Tidak Perlu Lockdown
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan alasan mengapa Bali tidak perlu melakukan lockdown dalam menghadapi isu coronavirus desease 2019 (Covid-19).
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster memberikan alasan mengapa Bali tidak perlu melakukan lockdown dalam menghadapi isu coronavirus desease 2019 (Covid-19).
Menurutnya, Bali adalah destinasi pariwisata dunia dan kebutuhan pokok juga banyak datang dari luar, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Kalau lockdown, saya kira itu bahaya. Pemerintah pusat saja belum masak kita lakukan lockdown. Tidak penting lah itu," tuturnya.
Hal itu ia sampaikan saat konferensi pers di rumah jabatannya, Senin (16/3/2020) yang didampingi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya.
• Mulai Esok hingga 31 Maret 2020, Sebagian ASN Pemkot Denpasar Tidak Boleh Keluyuran Tanpa Alasan
• Terkait Pelaksanaan Melasti dan Pengarakan Ogoh-Ogoh Nyepi Saka 1942, Ini Imbauan PHDI Bali
• Cegah Covid-19, Bupati Giri Prasta Terbitkan SE Larang Perjalanan Dinas dan Minta Bekerja dari Rumah
Di sisi lain, Gubernur Koster juga menanggapi adanya isu pembatasan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata.
Menurutnya, pembatasan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) merupakan kebijakan dari masing-masing negara.
Sementara pihaknya mengaku tidak akan menutup kedatangan wisman karena Bali sebagai destinasi pariwisata dunia.
• Kekasih Tepis Rumor Meninggalnya Bule di Imam Bonjol, Umiatul: Bukan Tuak tapi karena Sakit Jantung
• Kepala Sekolah PAUD Permata Hati Apresiasi Langkah Gubernur Bali Dalam Hal Penanganan Covid-19
• Selama 2 Minggu, Sebagian Pegawai Pemerintahan di Bali Bekerja Online dari Rumah Cegah Covid-19
"Dan urusan perhubungan (atau) transportasi udara kewenangan pemerintah pusat," tuturnya.
Terlebih, kata dia, sampai saat ini peralatan guna mencegah Covid-19 di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai berfungsi dengan baik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/konferensi-pers-terkait-corona-di-rumah-jabatan-gubernur.jpg)