Corona di Indonesia

Ini Penjelasan Apa Itu Obat Klorokuin, Bukan Untuk Mencegah Tapi Mengobati Pasien Virus Corona

Yuri menuturkan obat Klorokuin adalah hanya untuk mengobati, bukan untuk mencegah terjangkitnya virus corona atau covid-19.

Ini Penjelasan Apa Itu Obat Klorokuin, Bukan Untuk Mencegah Tapi Mengobati Pasien Virus Corona
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Juru bicara (jubir) pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19) Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Terkait langkah pemerintah membeli obat Klorokuin untuk mengobati pasien virus corona atau covid-19 bakal dilakukan dalam waktu dekat. 

Dilansir via Tribunnews, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto pun memberikan penjelasan apa itu obat Klorokuin.

Yuri menuturkan obat Klorokuin adalah hanya untuk mengobati, bukan untuk mencegah terjangkitnya virus corona atau covid-19. 

Sehingga, masyarakat diminta tidak untuk memborong dan menyerbu apotek membeli obat Klorokuin.

Terlebih, tanpa resep dokter.

"Sekali lagi Klorokuin itu obat, digunakan untuk penyembuhan bukan untuk pencegahan," kata Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

"Ingat kloroquin adalah obat keras yang hanya bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter. Oleh karena itu kami mohon tidak ada persepsi yang salah yang menganggap bahwa kloroquin adalah obat untuk mencegah infeksi Covid-19," tambahnya.

Selain itu, Yurianto meminta agar masyarakat tidak memborong dan menyimpan obat Klorokuin.

Ini Obat Flu Avigan yang Akan Diborong Jokowi untuk Obati Pasien Virus Corona, Mujarab di Jepang

Begini Tanggapan Pihak RS Unair Terkait Surat yang Beredar Mengenai Tarif Pemeriksaan Virus Corona

Setelah Disemprot Desinfektan, GWK Bali Langsung Tutup Operasional Hingga Tanggal Ini

Obat tersebut rencananya bakal didatangkan oleh pemerintah untuk menyembuhkan virus corona.

"Masyarakat tidak perlu berbondong-bondong untuk membeli dan menyimpannya di rumah. Karena ini obat yang hanya diberikan melalui resep dokter dan tentunya dengan pengawasan tenaga kesehatan," ujar Yurianto.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved