Nusa Penida Dipastikan 24 Jam Tanpa Listrik Saat Nyepi
Listrik akan padam mulai Rabu (25/3/2020) sekira pukul 05.30 Wita, sampai dengan Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 06.30 Wita.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Nusa Penida dipastikan kembali 24 jam tanpa listrik saat Hari Raya Nyepi, Rabu (25/3/2020) mendatang.
Hal ini sesuai dengan permohonan Majelis Alit Desa Adat di Kecamatan Nusa Penida, agar terciptanya suasana sepi atau hening saat Catur Brata Penyepian
Camat Nusa Penida I Komang Widiasa Putra menjelaskan, perayaan nyepi di Nusa Penida setiap tahunnya agak berbeda dengan di Bali daratan.
Jika di Bali daratan masyarakat masih dapat mengakses layanan listrik, namun di Nusa Penida listrik seharian dipadamkan.
• Grab Perkuat Langkah untuk Memerangi COVID-19 di Bali Melalui Gerakan #KitaVSCorona
• Cegah dan Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Korem 163/Wira Satya Lakukan Penyemprotan Disinfektan
• Disnaker Tabanan Sarankan Warga Daftar Kartu Pra Kerja, Dapat Pelatihan Hingga Uang Saku
Listrik akan padam mulai Rabu (25/3/2020) sekira pukul 05.30 Wita, sampai dengan Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 06.30 Wita.
Hanya fasilitas umum yang dapat memanfaatkan listrik, seperti rumah sakit dan kantor polisi, itupun dengan menggunakan genset
Sementara bagi warga yang membutuhkan listrik karena ada keluarga sakit, nanti secara teknis akan diatur oleh desa masing-masing.
"Sebenarnya ini sudah diterapkan juga tahun sebelumnya. Listrik semua dipadamkan, langsung dari pembangkitnya di PLTD Desa Kutampi. Ini agar warga hening saat Nyepi, karena suara yang dihasilkan PLTD cukup menganggu warga," ujar Komang Widiasa Putra, Senin (23/3/2020).
• Netralkan Alam Semesta dari Wabah Penyakit, Krama Desa Tulang Nyuh Gelar Upacara Mapepada & Tawur
• Guru Besar Epidemiologi UI Tutup Usia dalam Status PDP, Pihak Kampus Tunggu Hasil Uji Laboratorium
• Di Tengah Wabah Corona, 521 PMI Pulang ke Bali Hingga Minggu Malam, yang Dikarantina Hanya 26 Orang
Saat listrik Nusa Penida padam seharian, kemungkinan ada beberapa pelayanan yang mengalami gangguan seperti sinyal internet maupun telepon selular dan air PDAM.
Sehingga masyarakat di Nusa Penida, diharapkan menampung air sebelum listrik padam dan ada gangguan distribusi air PDAM.
"Masyarakat kami harap melakukan persiapan dengan menampung air, untuk mencukup kebutuhan air saat Hari Raya Nyepi, sebelum waktu aliran air PDAM terganggu," jelas Komang Widiasa Putra. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/camat-nusa-penida-i-komang-widiasa-putra.jpg)