Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Hasil Lab Negatif Covid-19, Seorang Pasien Dalam Pengawasan di RSUD Buleleng Dipulangkan

Pasien 05 merupakan istri dari pasien 03 yang dinyatakan positif virus corona. Pasien 05 sebelumnya diterima di RSUD Buleleng pada Selasa (24/3)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa saat konferensi pers di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Minggu (28/3) sore 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 05, yang sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Buleleng kini telah dipulangkan, pada Sabtu (28/3/2020) sekira pukul 15.00 wita.

Pasien tersebut dipulangkan karena berdasarkan hasil lab dan rapid test, ia dinyatakan negatif dari virus corona.

Sekedar mengingatkan, Pasien 05 merupakan istri dari pasien 03 yang dinyatakan positif virus corona. Pasien 05 sebelumnya diterima di RSUD Buleleng pada Selasa (24/3) dinihari.

Awalnya ia berstatus sebagai ODP. Namun karena sempat mengalami panas dan hasil rontgen menunjukan adanya embun di bagian paru-parunya, pasien 05 itu kemudian langsung dirawat di ruang isolasi RSUD Buleleng, dan berstatus sebagai PDP.

Antisipasi Penyebaran Covid 19, Polres Jembrana Pasang Bilik Disinfektan

Terjebak Lockdown di Spanyol, Begini Cerita Putri Wakil Walikota Depok dari Sana

Setelah empat hari menjalani perawatan intensif di ruang isolasi, pasien 05 akhirnya dipulangkan. Sebab, berdasarkan hasil lab dan rapid test ia dinyatakan negatif dari virus corona.

Sekda Buleleng yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa saat konferensi pers di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Sabtu (28/3) sore mengatakan, saat ini jumlah PDP yang dirawat di ruang isolasi RSUD Buleleng berjumlah empat orang.

 Mereka adalah PDP 03 (PMI Kapal Pesiar), 06 (bidan yang bertugas di ruang isolasi RSUD Buleleng) 07 (perawat yang bertugas di ruang isolasi RSUD Buleleng)  dan 08 (sopir yang sempat menjemput pasien 03 di bandara).

"PDP 05 sudah dipulangkan tadi sore karena hasil lab dan rapid testnya negatif. Gejala klinisnya sangat bagus, jadi dijamin untuk bisa dipulangkan. Sementara untuk PDP 06, 07 dan 08 hasil labnya itu nanti provinsi yang menjelaskan. Namun kondisi mereka saat ini baik," ucap Suyasa.

Karena berstatus sebagai PDP yang artinya dicurigai terinfeksi virus corona, seluruh keluarga dan  masyarakat yang sempat melakukan kontak erat dengan  PDP  06, 07 dan 08, beberapa diantaranya telah dilakukan rapid test.

 Hasilnya, diakui Suyasa negatif dari virus corona. Namun demikian, meski hasil rapid test menyatakan negatif, keluarga para PDP itu masih tetap akan diisolasi di rumahnya masing-masing.

Dinas Kesehatan Buleleng akan kembali mengecek kondisi keluarga dari PDP itu untuk kedua kalinya mulai minggu depan, menggunakan alat rapid test.

 Pengecekan kali kedua ini dilakukan untuk memastikan apakah keluarga atau masyarakat yang sempat kontak erat dengan ke empat PDP itu benar terbebas dari paparan virus corona atau tidak.

 "Beberapa keluarga mereka sudah di rapid test, hasilnya keluar jam 15.00 wita tadi, dan dinyatakan negatif. Sisa lagi empat orang yang saat ini masih dalam proses rapid tes, jadi hasilnya saya belum tau. Mudah-mudahan negatif juga. Namun meski negatif, mereka akan tetap kami isolasi di rumah masing-masing. Minggu depan akan kami tes lagi. Makanannya sudah semuanya ditanggung oleh kami," jelas Suyasa.

Disisi lain, Suyasa juga mengumumkan mulai Sabtu (28/3) seluruh pasar tradisional yang berada dibawah naungan PD Pasa termasuk pasar-pasar yang ada di desa, jam operasionalnya akan dibatasi. Yakni hanya bisa buka mulai pukul 10.00 wita, hingga pukul 14.00 wita.

Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah virus corona. Sementara untuk pasar modern,  surat edarannya sudah dibuat, tinggal menunggu tanda tangan dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana untuk disahkan.

"Jadi setiap pagi kami bisa melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh pasar," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved