Terjebak Lockdown di Spanyol, Begini Cerita Putri Wakil Walikota Depok dari Sana

Spanyol yang telah memberlakukan status siaga atas wabah virus corona jenis baru (Covid-19) sejak 14 Maret lalu, tapi jumlah korban jiwa dilaporkan

Pixabay
Ilustrasi virus corona - 

TRIBUN-BALI.COM - Pandemi viru corona sudah menjangkiti sekitar 180-an negara di seluruh dunia.

Salah satu negara yang paling parah terpapar Covid-19 adalah Spanyol. Angka kematian akibat Covid-19 di Spanyol telah melampaui angka kematian di China.

Tak ayal, menjadikan negara itu sebagai negara dengan jumlah korban jiwa tertinggi kedua setelah Italia.

Total kematian akibat Covid-19 di Spanyol telah mencapai hampir 5.000.

Soal Penutupan Bandara Sentani di Papua, Begini Penjelasan Pihak Angkasa Pura I

Menkopolhukam Pastikan Pemerintah Pusat Tidak Akan Lakukan Lockdown, Tapi Hanya Karantina Wilayah

Gadis 12 Tahun di Klungkung Meninggal Karena DBD, Begini Kronologisnya

Sebagai perbandingan, China secara resmi melaporkan 3.285 kematian, sementara Italia mencatatkan 6.820 kematian.

 Spanyol yang telah memberlakukan status siaga atas wabah virus corona jenis baru (Covid-19) sejak 14 Maret lalu, tapi jumlah korban jiwa dilaporkan meningkat dengan cepat.

Dengan situasi demikian, Pradi Supriatna, Wakil Walikota Depok juga ikut gusar.

Meski sebelumnya Depok dibuat heboh dengan munculnya kasus pertama positif corona, yakni dua warga Depok usai menghadiri sebuah pertemuan di Jakarta dan sempat kontak dengan WNA asal Jepang, yang belakangan diketahui positif Covid-19 setelah terdeksi ketika masuk Malaysia.

Apa yang membuat Pradi cemas. Usut punya usut, orang nomor dua di Kota Belimbing ini memiliki anak yang tengah studi di Spanyol.

Putri ketiga Pradi, Devitha Pradinda (22) ini sudah tiga tahun bermukim di Spanyol, tepatnya di Kota Las Palmas. Tengah menempuh pendidikan di Conservatorio de Musica de Las Palmas.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved