Terjebak Lockdown di Spanyol, Begini Cerita Putri Wakil Walikota Depok dari Sana
Spanyol yang telah memberlakukan status siaga atas wabah virus corona jenis baru (Covid-19) sejak 14 Maret lalu, tapi jumlah korban jiwa dilaporkan
Yang terang, warga Kota Las Palmas tidak terlalu merasakan efek dari lockdown karena jauh dari pusat kota utama.
"Berbeda kota besar lain seperti Madrid, Barcelona, atau Valencia, Las Palmas jauh dari pusat kota besar," aku Vitha. Kini, di Las Palmas sedang musim hujan yang disertai salju. Mestinya Maret ini, cuacanya panas. Mungkin karena efek perubahan iklim.
“Saya harus menjaga diri supaya tetap sehat,” pungkas Vitha.
Sebagai orangtua, Pradi pun merasa khawatir karena keberadaan anak di negara lain apalagi sedang menghadapi wabah virus yang sangat cepat menular.
"Saya setiap hari pasti menyempatkan untuk menanyakan kondisi dia. Saya bisa hanya berdoa dan berpesan kepada dia untuk mematuhi aturan pemerintah setempat,” pesannya.
Padi juga kembali mengingatkan untuk warga Depok agar tetap berada di rumah. "Jangan berpergian bila tidak ada kebutuhan mendesak," pintanya.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok per hari ini, terkonfirmasi positif berjumlah 29 orang, sembuh empat orang, dan tiga orang meninggal dunia.
Kemudian, pasien Dalam pengawasan (PDP) berjumlah 272 orang, selesai 16 orang dan masih dalam pengawasan 256 dorang. Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 869 orang, selesai 187 orang dan masih dalam pemantauan 682 orang, serta untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 12 orang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-ar.jpg)