Corona di Bali
BREAKING NEWS: 15 Pekerja Migran Bali Positif Terjangkit Virus Corona, Kecenderungan Terus Bertambah
BREAKING NEWS: 15 Pekerja Migran Bali Positif Terjangkit Virus Corona, Kecenderungan Terus Bertambah
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Aloisius H Manggol
"Kalau sehat dikarantina, kalau kurang sehat dibawa ke rumah sakit untuk segera mendapat perawatan secara intensif sesuai dengan standar kesehatan," tuturnya.
Sejauh ini pihaknya mengaku sudah menyiapkan karantina bagi PMI dengan tempat tidur mencapai 1000 lebih.
Diperkirakan Koster, tempat tidur dengan sejumlah itu dianggap sudah cukup memadai.
Tempat karantina itu diantaranya berada di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat (Bapelkes), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).
Juga, Wisma Bima milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) RI dan Politeknik Transportasi Darat milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI sebagai cadangan.
Berbagai tempat yang dijadikan lokasi karantina tersebut merupakan tempat pendidikan dari para pegawai dan pejabat struktural.
Di sana berisi fasilitas yang memadai berupa kamar dan tempat tidur dan dilengkapi air conditioner (AC) serta diberi fasilitas makanan dan minuman secara gratis.
Segala fasilitas tersebut didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali.
Tak hanya itu, di tempat karantina juga disiapkan beberapa orang petugas medis dan petugas keamanan.
"Hanya karena di bandara telah dilaksanakan rapid test, yang negatif boleh pulang, yang di karantina hanya yang positif, maka tidak banyak yang ditampung di karantina sampai saat ini," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/316-wni-pekerja-migran-abk-kapal-pesiar-msc-splendid-italia-tiba-di-bali.jpg)