Gelar Giat Donor Darah, Kodam IX/Udayana Kumpulkan 918 Kantong Darah

Sebanyak 1.035 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam giat donor darah berkelanjutan Kodam IX/Udayana di wilayah Provinsi NTT, NTB dan Bali.

Pendam IX/Udayana
Kegiatan donor darah di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Denpasar, pada Kamis (9/4/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebanyak 1.035 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam giat donor darah berkelanjutan Kodam IX/Udayana di wilayah Provinsi NTT, NTB dan Bali.

Dari 918 kantong darah terdiri dari 191 kantong golongan darah A, 272 kantong golongan darah B, 384 kantong golongan darah O dan 71 kantong golongan darah AB.

Seperti disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Denpasar, pada Kamis (9/4/2020).

“Dari 918 kantong darah yang sudah berhasil disumbangkan tersebut, TNI dalam hal ini Kodam IX/Udayana selalu siap membantu untuk memenuhi kebutuhan akan darah yang dikelola oleh Palang Merah Indonesia (PMI), di tengah merebaknya pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi saat ini,” katanya.

Update Virus Corona - Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah 14 Orang, 2 karena Transmisi Lokal

FIFGroup Singaraja Salurkan 345 Paket Sembako

Bantu Tangani Virus Corona, Bali United Donasikan Ratusan Ribu APD ke Rumah Sakit di Bali

Ia menjelaskan, penyebaran pandemi virus corona yang terjadi hampir di sebagian besar wilayah Indonesia ini sangat berdampak pada kehidupan sosial masyarakat di berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam hal ketersediaan darah di PMI.

Kegiatan donor darah yang dilakukan di seluruh jajaran Kodam IX/Udayana dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Pendonor adalah pahlawan terutama bagi saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan darah, apalagi di tengah situasi pandemi Virus Corona (Covid-19)."

"Karena banyak pasien dengan penyakit lain yang membutuhkan darah seperti pasien penyakit kanker, anemia, dan lain sebagainya,” tutup Kapendam. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved