Virus Corona

WHO Nyatakan 90 Persen Kasus Corona Saat Ini Datang dari Eropa dan Amerika Serikat

"Wabah global secara keseluruhan, 90% kasus datang dari Eropa dan Amerika Serikat. Jadi, kita tentu belum melihat puncaknya,"

Istimewa
ILUSTRASI. Logo di luar gedung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama pertemuan dewan eksekutif tentang pemutakhiran wabah virus corona di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020. 

TRIBUN-BALI.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, jumlah kasus baru virus corona belakangan ini menurun di beberapa negara Eropa, termasuk Italia dan Spanyol.

Tapi, wabah masih terus meningkat di Inggris dan Turki.

"Wabah global secara keseluruhan, 90% kasus datang dari Eropa dan Amerika Serikat. Jadi, kita tentu belum melihat puncaknya," kata juru bicara WHO Margaret Harris dalam konferensi pers di Jenewa, Selasa (14/4/2020).

"Di China, ancaman terbesar adalah kasus impor," ujarnya merujuk pada data terbaru.

Rindukan Lapangan Hijau, Pemain Bali United Spaso: Semoga Juli Kompetisi Bergulir Kembali

Hasil Lelang Aset Perkara Korupsi Chris Sridana Rp 6 M Diserahkan Kejari Denpasar ke PT Angkasa Pura

Penduduk Tanpa Identitas Domisili Kota Denpasar dan Tinggal 1 X 24 Jam Wajib Lapor Kepala Lingkungan

"Kita seharusnya tidak benar-benar mengharapkan vaksin baru tersedia 12 bulan lagi atau lebih," imbuh dia seperti dikutip Reuters.

China akan melakukan uji coba dua vaksin eksperimental pada manusia.

Melansir media pemerintah China, Reuters melaporkan, vaksin eksperimental itu dikembangkan Sinovac Biotech dan Institut Produk Biologi Wuhan.

Pada Maret lalu, China memberi lampu hijau untuk uji klinis lain buat calon vaksin virus corona yang Akademi Ilmu Kedokteran Militer China kembangkan dengan dukungan militer dan perusahaan bioteknologi CanSino Bio.

Lampu hijau tersebut menyala tak lama setelah Modena, produsen obat asal Amerika Serikat (AS), mengatakan, telah memulai tes pada manusia untuk vaksin mereka bersama Institut Kesehatan Nasional AS.(*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved