Kebakaran di Bali

Gudang Pengopenan Kayu di Desa Tukadaya Jembrana Terbakar, Kerugian Ditaksir Belasan Juta Rupiah

Kasatrekrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita mengatakan, kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.20 Wita pagi tadi, Rabu (15/4/2020).

Istimewa
Kejadian Kebakaran yang terjadi di gudang pengopenan kayu milik korban, nampak petugas pemadam mencoba memadamkan api, Rabu (15/4//2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sebuah gudang kayu milik I Putu Wisnawa, 53 tahun, warga di Banjar Sarikuning, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana terbakar.

Akibat kejadian itu api melalap tempat pengopenan kayu milik korban. Beruntung api segera dipadamkan oleh petugas dan tidak sampai merembet ke bagian atau tempat lain.

Kasatrekrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita mengatakan, kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.20 Wita pagi tadi, Rabu (15/4/2020).

Dan laporan diterima sekitar lima hingga 10 menit setelah kejadian. Kejadian dengan cepat ditangani oleh rekan PMK Satpol PP Kabupaten Jembrana dan api bisa dipadamkan.

Organisasi Ini Sumbang 720 Face Shield,Berharap Bisa Ikut Bantu RS di Bali & Jadi Contoh Masyarakat

Ngaben di Bali Perlu Hari Baik, Jenazah Covid-19 Diberikan Formalin Intra Arterial

Masker Kain Sebaiknya Dipakai Maksimal Empat Jam

"Yang terbakar itu gudang pengopenan kayu. Dugaannya karena uap panas dari open," ucapnya.

Yogie menjelaskan, pengopenan kayu sudah dilakukan korban sejak Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 08.00 Wita atau sehari sebelumnya.

 Pengopenan dilakukan korban di gudang kayu miliknya. Malam harinya, di hari yang sama pada pukul 22.00 wita, korban sempat mengecek tempat pengopenan kayu dan dipastikan api sudah mati.

Dan korban kembali pulang ke rumah, dan tinggal di sebelah Timur gudang kayu miliknya.

"Saat bangun tidur sekitar pukul 06.00 Wita, korban melihat di gudang kayu pada pengopenan kayu mengeluarkan asap tebal, kemudian korban berusaha memadamkan api yang berasal dari pengopenan kayu dengan alat seadanya," jelasnya.

Akhirnya, sambungnya, ada seorang saksi yang melihat kejadian tersebut kemudian menghubungi pemadam kebakaran.

Sekitar pkl. 07.00 wita, 3 unit mobil Damkar datang untuk memadamkan api, dan sekitar pukul 07.20 wita api dapat dipadamkan.

"Api diduga berasal dari uap panas pada tempat pengopenan kayu, dan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 15.000.000," bebernya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved