Dorong Masyarakat Berkebun, Dinas Pertanian Tabanan Akan Bagikan Pupuk dan Bibit Tanaman
"Masyarakat juga kami mohon untuk membuat tanaman pangan di halaman rumah masing-masing. Mungkin bisa memilih dengan sistem hidroponik."
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Pertanian Tabanan saat ini masih merancang pemberian pupuk dan bibit gratis kepada seluruh petani di Tabanan.
Bantuan yang akan disalurkan merupakan bibit yang menjadi bahan pokok masyarakat, seperti sayuran dan padi.
Untuk sayuran akan memberikan tujuh komoditas untuk ditanam. Pemberian bibit juga akan disesuaikan dengan geografis kecamatan masing-masing.
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, program bantuan pupuk dan bibit tanaman tersebut masih dirancang oleh Dinas Pertanian.
• Gelar Rapat Tertutup, DPRD Bali Sepakati Realokasi Anggaran Penanganan Covid-19 Rp 756 Miliar
• Wanita 33 Tahun Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Suami Jerat Leher Korban Pakai Kabel Antena
• Alat Rapid Test di Buleleng Habis, Sejumlah PMI Mengeluh ke Anggota Dewan
Selain itu, ia juga mendorong masyarakat untuk berkebun di lahan rumah masing-masing.
"Masyarakat juga kami mohon untuk membuat tanaman pangan di halaman rumah masing-masing. Mungkin bisa memilih dengan sistem hidroponik. Jadi semua masyarakat bisa bertani tanpa melihat keterbatasan lahan," katanya, Senin (27/4/2020).
Dia melanjutkan, untuk mewujudkan hal tersebut, masih mempersiapkan bahannya mulai dari bibit, polibag, pupuk, dan sebagainya untuk disalurkan ke masyarakat.
Minimal nantinya kebutuhan sehari-hari nantinya bisa dapat terpenuhi.
• Pilih Pulang ke Kampung Halaman, Eno: Saya Tidak Mudik, Saya Pulang Kampung
• Kasus Babi Mati di Bali Masih Meresahkan, Selama 3 Bulan Ada 418 Ekor Babi Mati di Klungkung
• Ini Berbagai Karya yang Dihasilkan Wajah Plastik, Harganya Mulai Rp 500 Ribu Hingga Rp 5 Juta
"Sekarang masih dibahas. Targetnya seluruh masyarakat perkotaan utamanya, karena di desa kan sudah biasa bertani," imbuhnya.
Selain itu, kata dia, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membeli hasil panen ikan yang dihasilkan para nelayan di Tabanan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Nyoman Budana mengakui saat ini masih terus membahas rencana pemberian bibit dan pupuk secara gratis ke masyarakat.
"Ini kami sedang bahas terus dan lakukan pendataan agar tetap sasaran. Artinya pupuk dan bibit yang diberikan sesuai dengan geografis wilayahnya sehingga hasilnya bisa lebih maksimal," kata Budana.
• Gede Praja Mahardika Bagikan Cara Sederhana Membuat Eco Enzyme, Bermanfaat Sebagai Pembersih Alami
• Bule Singapura yang Tinggal di Rumah Bedeng di Jimbaran Kini Ditangani Imigrasi
• 2 Tahapan Sederhana Mencuci Masker Kain, Agar Kuman dan Virus Hilang Secara Maksimal
Pihaknya saat ini masih menyusun RKA Padi dan sayuran yang dominan sebagai kebutuhan pokok masyarakat seperti jenis cabai, tomat, sawi, sayur ijo, kacang panjang. Yang diusulkan bantuan bibit dan pupuk.
Kemudian, untuk penyaluran juga melihat kelompok pertanian dan kondisi di lapangan. Artinya akan diberikan sesuai dengan kebutuhan atau kebiasaan tanaman sayur yang dikembangkan.
"Sekarang sedang disusun dan masih menunggu persetujuan anggarannya. Masing-masing komoditas kami akan berikan kepada kelompok tani yang mengembangkan sayur jenis tersebut," jelasnya.
"Untuk pemberiannya masing mendata kelompok pertanian. Karena masing masing komoditas berbeda-beda kebutuhan pupuk dan bibit per hektare nya," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/seorang-petani-memanen-tomat-hasil-pertanian-mereka.jpg)